Masa depan Sampaoli saat ini sedang dispekulasikan menyusul ketertarikan sejumlah klub besar Eropa pada pelatih yang membawa Chile jadi juara Copa America 2015 itu. Adalah Chelse dan Real Madrid yang disebut-sebut ingin mengontrak Sampaoli.
Bak gayung bersambut, Sampaoli pun mengutarakan hasratnya untuk bisa melatih tim-tim Eropa. Ini pula yang lantas membuat federasi Chile kelabakan karena di tangan Sampaoli, La Roja bisa seperti sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampaoli terluka, dan dia sangat terpengaruh dengan segala hal yang terjadi belakangan ini. Tapi kami berharap Sampaoli tetap bersama kami hingga 2018," sambungnya.
"Dia gelisah tapi kami akan terus menghormati kontrak yang sudah ditandatangani kedua pihak."
Sampaoli sendiri belakangan memang dikabarkan ingin pergi, setelah kasus korupsi yang melanda Federasi Sepakbola Chile, yang membuat presiden sebelumnya, Sergio Jadue, mengundurkan diri.
Meski demikian, Sampaoli harus membayar sejumlah uang sebagai kompensasi pemutusan kontrak di tengah jalan.
"Sampaoli meminta untuk diturunkan kompensasinya, tapi kami ingin dia menghormati kontraknya. Kami ingin adanya kelanjutan, kelanjutan dari kontraknya yang sudah ditandatangani. Sampaoli belum bilang bahwa dia ingin lanjut."
"Kami tidak ingin bernegosiasi. Jika dia ingin pergi, maka dia harus membayar," demikian dia.
(mrp/mrp)











































