Carli Lloyd: Medali Olimpiade, Juara Dunia, dan Pemain Terbaik 2015

Carli Lloyd: Medali Olimpiade, Juara Dunia, dan Pemain Terbaik 2015

Kris Fathoni W - Sepakbola
Selasa, 12 Jan 2016 11:25 WIB
Carli Lloyd: Medali Olimpiade, Juara Dunia, dan Pemain Terbaik 2015
Getty Images/Philipp Schmidli
Jakarta -

Gelar Pesepakbola Terbaik Wanita 2015 sukses disabet Carli Lloyd, melengkapi gelar-gelar bergengsi lain yang sebelumnya sudah ia raih.

Ia terpilih sebagai pemenang Pemain Terbaik Dunia FIFA di sektor pesepakbola putri, mengungguli Aya Miyama (Jepang) dan Celia Sasic (Jerman), dalam gala Ballon d'Or di Zurich, Senin (11/1/2016).

Lloyd menjadi perempuan AS ketiga setelah Mia Hamm (2001, 2002) dan Abby Wambach (2012) yang berhasil menggondol penghargaan prestisius tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberhasilan Carli Anne Lloyd, demikian nama lengkap pesepakbola perempuan kelahiran New Jersey, Amerika Serikat, pada 16 Juli 1982 tersebut, tidak lepas dari kiprahnya di Piala Dunia Wanita tahun 2015 lalu.

Dengan balutan jersey nomor punggung 10 dan ban kapten melingkar di lengan, Lloyd mencetak trigol di final dalam kemenangan 5-2 yang ditorehkan AS atas timnas putri Jepang--gelar juara ketiga AS di Piala Dunia Wanita.


[Foto: Getty Images/Kevin C. Cox]

Aksi Lloyd tersebut membuatnya menjadi orang pertama yang bikin trigol di final Piala Dunia Wanita dan orang kedua dengan hat-trick di final Piala Dunia segala kategori setelah Sir Geoff Hurst. Ia juga diganjar Trofi Bola Emas sebagai penanda pemain terbaik turnamen dan Sepatu Perak berkat enam gol dan satu assist sepanjang turnamen.

Untuk Lloyd, keberhasilan tahun lalu itu merupakan puncak prestasinya bersama timnas AS di ajang Piala Dunia Wanita setelah sebelumnya turut terlibat pada dua edisi. Di tahun 2007 ia cuma mampu membawa AS meraih perunggu lalu menjadi runner-up di Piala Dunia 2011.

Berjaya di Piala Dunia 2015 lalu sekaligus melengkapi koleksi medali juara Lloyd yang sebelumnya juga membantu AS menjuarai Olimpiade tahun 2008 dan 2012. Yang menarik, Lloyd juga mencetak gol kemenangan di masing-masing final Olimpiade tersebut--gol tunggal dalam kemenangan 1-0 atas Brasil di final tahun 2008 dan dua gol dalam kemenangan 2-1 dari Jepang pada partai puncak tahun 2012.


[Foto: Getty Images/Ronald Martinez]

Penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA di awal tahun 2016 ini kemudian menjadi koleksi teranyar Lloyd, yang menurut Guardian dikenal punya reputasi terobsesi dengan kerja keras dan acapkali jadi pemain terakhir yang meninggalkan lapangan latihan timnas AS.

"Aku suka kerja keras, mentah, dan aku bertekad menang. Aku akan melakukan segalanya yang dibutuhkan," ucap Lloyd, yang kini bermain untuk klub Houston Dash dan punya 211 penampilan dan 79 gol untuk timnas AS.



(krs/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads