Sampaoli sudah mengungkapkan keinginannya untuk mundur sejak beberapa waktu lalu. Pelatih berusia 55 tahun itu tak nyaman menyusul mundurnya Presiden Federasi Sepakbola Chile (ANFP), Sergio Jadue, di tengah penyelidikan korupsi. Dia merasa diperlakukan dengan buruk selama proses investigasi.
Akan tetapi, Presiden ANFP yang baru, Arturo Salah, tak begitu saja membiarkan Sampaoli pergi. Jika Sampaoli ingin pergi, Salah memintanya untuk membayar kompensasi pemutusan kontrak. Kalau tidak, maka Sampaoli harus tetap melatih Chile hingga kontraknya habis pada 2018. Hal inilah yang membuat Sampaoli merasa seperti disandera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kami akan mendedikasikan diri kami untuk prioritas kami, melakukan segalanya demi lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia," ujar Salah dalam pernyataannya yang dikutip Soccerway.
Sampaoli berjasa besar mengantarkan Chile menjadi juara Copa America pada tahun lalu. Itu adalah gelar pertama La Roja di ajang Copa America.
Berkat keberhasilannya tersebut, Sampaoli menjadi salah satu kandidat pelatih terbaik dunia 2015. Namun, penghargaan tersebut akhirnya jadi milik pelatih Barcelona, Luis Enrique.
(mfi/rin)










































