Cavani bergabung ke PSG dari Napoli pada 2013 dan telah mencetak lebih dari 70 gol untuk klub kota Paris itu, walaupun harus rela lebih banyak beroperasi di sayap akibat keberadaan Zlatan Ibrahimovic.
"PSG membelinya untuk main sebagai ujung tombak serangan, tapi Edi main di sayap. Ia tak senang dengan posisi itu," kata Luis Cavani kepada Sport 5 yang dikutip Sports Mole.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Edi terlahir untuk bikin gol. Saya ingin melihatnya main untuk Real Madrid, Manchester United, atau Juventus," sebutnya.
Ini bukan kali pertama Luis Cavani mengomentari kiprah putranya di lapangan. Semasa Cavani masih di Napoli, misalnya, Luis pernah menyebut anaknya ingin ke Madrid--membuat yang disebut-sebut lantas minta agar keluarganya tak perlu membahas soal isu transfer.
Cavani baru saja mencetak gol penentu kemenangan PSG atas Chelsea ketika masuk menjadi pemain pengganti dan mencetak gol untuk membuat skor jadi 2-1 dalam partai leg I babak 16 besar Liga Champions, Rabu (17/2/2016) dinihari WIB.
(krs/mfi)











































