Trapp langsung menjadi kiper utama sejak didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada musim panas lalu. Penjaga gawang asal Jerman itu menggusur Salvatore Sirigu ke bangku cadangan.
Penampilan Trapp di bawah mistar PSG tak bisa dibilang istimewa. Di kompetisi domestik, dia tak benar-benar teruji karena timnya selalu mendominasi permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di kompetisi Eropa, situasinya berbeda. Tiap kesalahan Trapp bisa amat merugikan PSG. Misalnya pada gol pemain Real Madrid, Nacho Fernandez, yang membuat PSG kalah 0-1 di fase grup Liga Champions.
"Trapp tak puas ketika dia membuat kesalahan. Saya juga tak puas. Itu benar-benar merugikan kami saat melawan Real Madrid, tapi jangan lupa kalau kami harus mencetak satu gol di Madrid dan kami tak melakukan hal itu," ujar Blanc yang dikutip Soccerway.
"Saya selalu mengatakan kami harus mencetak gol pada laga ini, tapi kami tidak mampu, dan kami kebobolan satu. Jadi, itulah satu-satunya laga musim ini di mana kami kalah," katanya.
"Jadi, ya, saya pikir Trapp melakukan beberapa kesalahan karena kurang fokus. Bahwa kiper PSG tak banyak bekerja di sebuah pertandingan liga juga tak bisa dijadikan alasan. Jadi, Anda harus punya fokus ekstra," jelasnya.
"Tidak jarang dalam sebuah laga liga, kiper kami tak terlibat dalam permainan untuk sementara waktu. Di sinilah Anda melihat kiper-kiper hebat. Kalau mereka harus membuat tiga, empat, atau lima penyelamatan, mereka akan melakukannya. Saya pikir Kevin harus berbenah di area ini. Dia sadar akan hal ini. Saya sudah bicara dengannya," kata Blanc.
(mfi/mfi)











































