Diancam Dibunuh, Wasit Frisk Pensiun
Minggu, 13 Mar 2005 05:58 WIB
Jakarta - Anders Frisk memutuskan pensiun dari jabatannya sebagai pengadil lapangan.Gara-garanya wasit asal Swedia ini diancam bakal dibunuh oleh suporterChelsea.Ancaman itu datang saat Chelsea baru menyelesaikan pertandingannya melawan Barcelona di Nou Camp bulan lalu. Saat itu Frisk adalah wasit pertandingan bigmatch tersebut."Saya menerima ancaman lewat telefon, e-mail dan pos," ujarnya kepada harian Swedia, Aftonbladet Minggu (13/3/2005). Ia juga menambahkan bahwa dirinya memiliki keluarga besar dan mengkhawatirkan keselamatan mereka. "Keselamatan keluargaku lebih penting dari segalanya," tambahnya lagi.Ancaman terhadap Frisk ini bisa jadi karena keputusannya mengkartu merah Didier Drogba yang dianggapnya telah melanggar Victor Valdes dengan keras. Keputusannya ini ditanggapi dengan kemarahan yang sangat oleh pelatih Chelsea, Jose Mourinho.Bahkan Mourinho menuduh Frisk dan entrenador Barcelona asal Belanda, Frank Rijkaard telah berkonspirasi."Saya sudah memiliki pengalaman bahwa semua orang harus mengerti bahwa saya tidak akan mengizinkan seorang pelatih masuk ke ruang gantiku selama pertandingan masih berlangsung," tegasnya. Pernyataannya itu menegaskan ketidakbenaran tuduhan Mourinho yang menuduh Rijkaard dan dirinya melakukan pembicaraan di ruang gantinya.Ancam mengancam bukan hal baru bagi Frisk. September tahun lalu, saat memimpin laga AS Roma melawan Dynamo Kiev di ajang Liga Champions, Frisk terkena lemparan benda keras dari kubu pendukung Roma. Hasil dari insiden itu, Roma dihukum UEFA menggelar pertandingan kandang tanpa penonton. (tbs/)











































