Suarez lama absen lantaran dihukum sembilan laga tidak boleh bertanding di kancah internasional. Ini berkenaan dengan insiden gigitannya terhadap bek Italia, Giorgio Chiellini, di Piala Dunia 2014.
Hukuman tersebut membuat Suarez tidak bisa tampil di Copa America 2015. Kini, setelah hukumannya selesai, Suarez bisa tampil memperkuat Uruguay untuk laga melawan Brasil dan Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk La Liga, ia sudah mencetak 26 gol dan membuat 12 assist. Dalam catatan Squawka, Suarez juga sudah mengkreasikan 38 peluang --di Barca, ia hanya kalah dari Neymar (81 peluang) dan Lionel Messi (52 peluang).
Dengan catatan demikian, terlihat bahwa Suarez tidak hanya andal dalam membuat gol. Kemampuannya untuk mengkreasikan peluang juga bisa memberikan dimensi lain di lini depan Uruguay.
Kini, tinggal Brasil, yang akan jadi lawan Uruguay, Jumat (25/3), harus berhati-hati padanya. "Mustahil menghentikan Suarez. Dia adalah penyerang dan pemain yang luar biasa," ujar bek Brasil, Gil.
"Tapi, yang paling penting adalah menyiapkan diri sebaik mungkin. Kami tak boleh membatasi diri kami pada satu pemain saja, kami harus menghentikan mereka semua," kata Gil lagi.
Kekhawatiran akan Suarez juga diutarakan oleh kiper Brasil, Diego Alves. Ia menyebut, Suarez, bersama dengan Messi dan Neymar, adalah tiga pemain depan yang amat bikin pusing dirinya.
Alves paham betul karena sebagai pemain yang berlaga di Valencia, ia paham betul bagaimana permainan Suarez di La Liga.
"Tentu saja kami harus memperlakukan dia secara khusus," ujar kiper berusia 30 tahun tersebut.
(roz/din)











































