Veron: Lawan Porto Serasa Final
Selasa, 15 Mar 2005 14:05 WIB
Jakarta - Gagal di Seri A, Inter Milan mengalihkan targetnya. Tujuan jangka pendek Nerrazzuri adalah lolos ke perempat final Liga Champions. Begitu seriusnya, Inter mengatakan partai melawan FC Porto adalah final mereka. Di klasemen Liga Italia, Inter saat ini mengumpulkan 47 poin atau tertinggal 17 angka dari Milan dan Juve yang menduduki peringkat satu dan dua capolista Seri A. Karena selisih angka yang demikian jauh, praktis peluang mereka menjadi juara Seri A tertutup.Berbeda dengan nasibnya di liga domestik, Inter masih memiliki peluang di Eropa. Besutan Roberto Mancini ini masih tercatat sebagai peserta aktif Liga Champions. Namun bisa jadi peluang itu juga hilang jika Inter kalah saat melawan FC Porto dinihari nanti.Kesuksesan Inter musim ini pun ditentukan dalam pertandingan, Rabu (16/3/2005) dinihari ini. Gelandang Inter asal Argentina Juan Sebastian Veron mengaku pertandingan lawan Porto di Stadion San Siro nanti layaknya partai final. "Pertandingan melawan Porto nanti merupakan partai yang sangat penting bagi kami sepanjang musim ini," ujarnya seperti dikutip Sportinglife, Selasa (15/3/2005). "Ini adalah partai final bagi kami, dan begitu seharusnya cara kami melihatnya," tambahnya. Mengenai pertandingan melawan Lazio akhir pekan lalu, Veron berpendapat bahwa hasil 1-1 itu bukan permainan sebenarnya yang ditunjukan Inter. "Itu merupakan langkah mundur bagi bagi kami setelah penampilan mengesankan beberapa pertandingan sebelumnya. Kami harus melupakan hasil buruk itu," ujarnya.Pendapat Veron ini diperkuat rekan senegaranya, Javier Zanetti. "Kami bermain jelek di babak pertama dan sudah terlambat bagi kami memulainya lagi untuk memenangkan pertandingan," ungkap pemain berposisi bek ini. Zanetti sendiri menjanjikan pertarungan versus Porto akan berbeda dibandingkan melawan Lazio. "Pertandingan akan sangat berbeda dan kami pun akan berlaga dengan mental yang berbeda pula bila dibandingkan hari Minggu kemarin," tandasnya. Porto sendiri juga sedang dalam masa yang buruk Akhir pekan lalu, tim asuhan Jose Couceiro juga ditekuk 4-0 oleh tamunya Nacional. Kini juara bertahan Liga Portugal itu masih berkutat di peringkat dua klasemen liga dengan selisih tiga angka dari Benfica. (mel/)











































