16 Besar Liga Champions
Adriano Hat-trick, Inter Lolos
Rabu, 16 Mar 2005 04:58 WIB
Jakarta - Tiga gol Adriano ke gawang FC Porto untuk memastikan kemenangan 3-1 Inter Milan. I Nerazzurri pun menjadi tim terakhir yang lolos ke perempatfinal.Dalam pertandingan tunda di Giuseppe Meazza, Rabu (16/3/2005), Inter menjadi tim kedelapan yang lolos ke perempat final. Ini sekaligus menegaskan dominasi Italia di Eropa, yang mengirimkan tiga wakilnya di delapan besar.Dengan modal hasil imbang 1-1 di pertandingan pertama, Inter sebenarnya hanya membutuhkan bertahan tanpa gol. Namun seperti yang dijanjikan pelatih Roberto Mancini, Inter tetap tampil menyerang. Dengan kemenangan 3-1 Inter lolos dengan agregat 4-2.Cedera striker Christian Vieri ternyata masih belum pulih. Sebagai alternatif, Mancini menurunkan Julio Cruz yang diduetkan dengan Adriano di barisan depan. Pilihan Manchini ini ternyata tepat. Baru enam menit pertandingan berlangsung, Inter langsung unggul lewat gol cepat Adriano yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Porto. Tendangan kaki kiri striker Brasil itu terlebih dahulu membentur kaki bek Porto, Pedro Emanuel dan melambung masuk ke gawang melewati kiper Victor Baia.Selama sisa babak pertama Inter masih memiliki beberapa peluang lain. Namun hingga turun minum, kedudukan 1-0 tetap tidak berubah.Di babak kedua Inter kembali mencetak gol awal. Umpan terobosan Christiano Zanetti tepat mengarah ke Adriano di sisi kiri kotak penalti. Sontekan kaki kiri Andriano kembali menghasilkan gol kedua bagi Inter.Namun keunggulan Inter mulai terancam setelah lima menit kemudian Porto membalas mencetak gol lewat Jorge Costa. Gol ini berawal dari tendangan pojok yang gagal diantisipasi pemain belakang Inter, dan dengan cepat disambar Costa.Dalam kondisi terancam akan tersingkir jika Porto menyamakan kedudukan, Inter tetap melancarkan serangan. Gol ketiga Adriano empat menit sebelum pertandingan berakhir memastikan kemenangan Inter menjadi 3-1. Lagi-lagi tendangan kaki kiri Ariano menerobos pertahanan Porto, dan gagal diantisipasi kiper Baia.Tumbangnya Porto atas Inter ini sekaligus melengkapi tradisi Liga Champions sejak 1992, bahwa tidak ada tim yang mampu menjadi juara berturut turut. Beberapa tim pernah melakukannya seperti Real Madrid, Liverpool atau AC Milan, namun saat itu belum menggunakan sistem kompetisi seperti saat ini dan menggunakan nama Piala Champions.Tim:Inter: Francesco Toldo, Marco Materazzi, Sinisa Mihajlovic, Javier Zanetti, Jose Ze Maria, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic (Kily Gonzalez 83), Juan Veron (Andy van der Meyde 89), Cristiano Zanetti, Leite Adriano, Julio Cruz (Obafemi Martins 75)Porto: Vitor Baia, Jorge Costa, Ricardo Costa (Helder Postiga 66), Pedro Emanuel (Pepe Lima Ferreira 85), Giourkas Seitaridis, Nuno Valante, Francisco Costinha, Diego Ribas da Cunha, Maniche Ribeiro, Benedict McCarthy, Claudio Mejolaro (Ricardo Quaresma 45) (lom/)











































