Barca Minta UEFA Hukum Mourinho
Senin, 21 Mar 2005 13:42 WIB
Jakarta - Presiden klub Barcelona Joan Laporta ikut mengecam Jose Mourinho menyusul mundurnya wasit Anders Frisk. Laporta mencap pelatih Chelsea ini pembohong dan meminta UEFA menghukumnya. Laporta tampaknya masih menyimpan rasa kesal setelah Barca berhadapan dengan klub kota London Barat di Piala Liga Champions. Pasalnya, saat leg pertama Mouriuho menuduh pelatih Barca Frank Rijkaard mendatangi ruang ganti wasit Anders Frisk di babak pertama.Frisk akhirnya menyatakan mundur sebagai wasit setelah memimpin pertandingan Barca vs Chelsea di Nou Camp. Wasit asal Swedia ini menyatakan bahwa keputusan mundur dari pengadil di lapangan hijau dikarenakan keluarganya mendapatkan ancaman.Beberapa wasit Eropa sempat mengecam akan sikap manajer Chelsea sebagai penyebab mundurnya Frisk namun pihak UEFA tidak jadi menyalahkan Mourinho. Namun, Laporta segera meminta ketegasan UEFA dan juga menghukum Mourinho. "Uefa seharusnya berhati-hati mempelajari akan kemungkinan hukuman yang diberikan kepada Mourinho karena dia telah menyiapkan strategi bahwa dia telah menyiapkan strategi guna memprovokasi wasit hingga berhenti," tegas Laporta. "Sikapnya tidak tepat dan berbohong dengan mengatakan pelatih tim kami memasuki ruan ganti wasit. Saya yakin bahwa Uefa akan memastikan sehingga hal ini tidak akan terjadi lagi," kata Presiden klub Catalan seperti dilansir Sky Sport. (key/)











































