Keshi diduga meninggal karena cardiac arrest (berhentinya fungsi jantung secara mendadak) di Benin City, Nigeria, pada Rabu (8/6/2016). Dia meninggalkan empat orang anak. Istri Keshi, Kate, lebih dulu meninggal akibat kanker pada Desember 2015.
"Putra, saudara, ayah, mertua, sekaligus saudara ipar kami, telah menyusul istrinya selama 35 tahun, Nyonya Kate Keshi, yang meninggal pada 9 Desember 2015," jelas Emmanuel Ado, juru bicara keluarga, yang dikutip Soccerway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keshi membantu negaranya menjuarai Piala Afrika 1994. Pada tahun yang sama, dia menjadi kapten tim Nigeria di Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat.
Usai pensiun sebagai pemain, Keshi terjun ke dunia kepelatihan. Keshi meloloskan timnas Togo ke putaran final Piala Dunia 2006. Namun, sebelum putaran final, dia dicopot dan digantikan oleh Otto Pfister. Keshi kemudian melatih timnas Mali selama sekitar dua tahun, tapi gagal berprestasi.
Keshi mulai melatih timnas Nigeria pada 2011. Berselang dua tahun, dia mengantarkan timnya menjuarai Piala Afrika 2013 di Afrika Selatan. Dia menjadi orang kedua yang menjadi juara Piala Afrika sebagai pemain dan pelatih, menyamai pencapaian Mahmoud El-Gohary (Mesir).
Keshi mengantarkan Nigeria ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Setelah Nigeria disingkirkan Prancis, Keshi mengundurkan diri, tapi kemudian kembali ke posisinya sebagai pelatih. Dia benar-benar meninggalkan posisi pelatih Nigeria pada Juli 2015 setelah kontraknya tak diperpanjang.
(mfi/din)











































