Prancis Masih Tersendat-Sendat

Prancis Masih Tersendat-Sendat

- Sepakbola
Minggu, 27 Mar 2005 13:31 WIB
Jakarta - Regenerasi Prancis pasca era Zinedine Zidane tampaknya masih berjalan tersendat-sendat. Sang nahkoda, Raymond Domenech, sejauh ini belum mampu membawa perahunya melaju cepat.Hal tersebut tercermin dari hasil pertandingan Pra Piala Dunia 2006 dinihari tadi, ketika Patrick Vieira dan kawan-kawan ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya Swiss di St Dennis, Paris.Yang tidak mengenakkan bagi suporter Les Bleus adalah ini kali ketiga Domenech gagal membawakan kemenangan buat Prancis di kandang sendiri. Sebelumnya mereka juga diimbangi Republik Irlandia dan Israel dengan skor kacamata.Dua kemenangan yang telah diraih Prancis berasal dari dua tim terlemah di grupnya, yakni Siprus dan Kepulauan Faroe. Akibatnya, juara dunia 1998 dan juara Eropa 2000 itu belum bisa memuncaki klasemen sementara Grup 4 karena kalah selisih gol dari Irlandia, di mana kedua tim sama-sama mengoleksi sembilan poin dari lima partai.Domenech, yang ditunjuk sebagai pengganti Jacques Santini usai Euro 2004, secara kasuistis mengaku kecewa dengan hasil pertandingan timnya melawan Swiss. Ia menyesalkan kegagalan anak-anak asuhnya mencetak gol kendati memiliki banyak peluang emas.Namun ia tidak melihat jalan Prancis menuju Jerman menjadi sempit. Bekas pelatih timnas Prancis yunior itu tetap optimistis timnya dapat melangkah ke putaran final sekalipun mesti berjuang hingga partai terakhir."Kami masih berkompetisi," tandas Domenech. "Tapi sekarang kami tahu kami harus menang tandang untuk lolos. Partai kedua terakhir melawan Swiss di Basel akan jadi penentuan."Hari Rabu (30/3/2005) depan Prancis akan melawat ke Tel Aviv untuk menghadapi Israel. Satu poin apalagi kalah tentu tidak cukup untuk mengatrol kiprah Domenech untuk mengingatkan orang pada kejayaan Prancis era Zidane, Marcel Desailly, Bixente Lizarazu, atau Lilian Thuram yang berhasil mempersembahkan tropi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.Saat ini Vieira masih ditemani David Trezeguet dan Thierry Henry, tapi mulai didampingi muka-muka baru yang belum terlalu lama malang melintang di kancah internasional seperti Jean-Alain Boumsong, Benoit Pedretti,Ludovic Giuly, sampai Sidney Govou. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads