Pelatih Australia Diperiksa Polisi
Senin, 28 Mar 2005 01:17 WIB
Yogyakarta - Pelatih tim nasional Australia Frank Farina harus berurusan dengan polisi. Pasalnya ia diduga telah melakukan penyerangan terhadap wartawan televisi setelah pertandingan persahabatan antara Australia melawan Irak di Telstra, Sabtu lalu.Kasus ini tentu saja mengambil perhatian Kepolisian Australia dan Badan Olahraga Nasional Australia. Kedua lembaga itu akan mengadakan penyelidikan atas insiden tersebut.Insiden ini terjadi di lorong menuju kamar ganti pemain sesaat setelah pertandingan persahabatan antara Australia melawan Irak usai. Farina dilaporkan menyerang jurnalis stasiun TV SBS, Andrew Orsatti yang akan mewawancarainya.Mengenai insiden ini, Farina memiliki versi sendiri. "Saya didekati saat waktu yang tidak tepat saat akan menghadiri di sesi jumpa pers, yang saya rasa ini tidak dapat diterima," ujar Farina kepada Seven Network, Minggu (27/3/2005).Hal itulah yang membuatnya bereaksi karena menurutnya tidak pantas mendekatinya saat di lorong menuju kamar ganti pemain. Namun Farina tetap pede bahwa dia tidak melakukan kesalahan. "Sudah jelas akan ada laporan resmi dari para ofisial di stadion yang disana dan saya pikir kebenaran akan muncul dari situ," tegas Farina.Hingga saat ini penyelidikan masih dilakukan oleh kepolisian, badan olahraga Australia dan pihak SBS sendiri. Namun Ketua badan olahraga nasional Australia, John O'Neill berharap kasus ini cepat selesai sebelum pertandingan antara Australia melawan Indonesia di Perth, besok malam.Dalam pertandingan itu Australia menang 2-1. The Socerroos tertinggal terlebih dahulu lewat gol Mohammad Nassir di menit ke-12. Namun Marco Bresciano mampu menyamakan kedudukan. Tendangan bebasnya di menit ke 23 gagal diantisipasi penjaga gawang Irak. Ahmad Elrich memastikan kemenangan Australia 17 menit sebelum bubaran. (a2s/)











































