Aniaya Wartawan, Pelatih Australia Diselidiki
Senin, 28 Mar 2005 12:38 WIB
Jakarta - Pelatih Australia Frank Farina harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diduga melakukan penganiayaan terhadap wartawan saat pertandingan melawan Irak yang berakhir 2-1, Sabtu (26/3) kemarin. Jurnalis lokal yang bekerja untuk SBS Network kabarnya telah melaporkan Farina karena menganiayanya di tunnel pemain saat pertandingan persahabatan tersebut. Kepolisian menyatakan pihaknya telah menyebar detektif guna mengumpulkan bukti-bukti yang memperkuat penyelidikan insiden tersebut, namun demikian hingga kini belum ada tuntutan yang diajukan oleh pelapor."SBS telah melaporkan Farina dan kami akan melakukan evaluasi terhadap tuduhan tersebut," ucap juru bicara Asosiasi Sepakbola Australia seperti dikutip Reuters, Senin (28/3/2005).Kepada jaringan televisi lain, Farina pernah mengatakan dirinya sempat berselisih dengan jurnalis televisi tersebut. Namun demikian dia mengaku tak melakukan apa-apa kepada sang jurnalis. Farina mengaku sudah melaporkan persitiwa itu kepada pihak asosiasi. "Sudah jelas kalau akan terdapat laporan resmi dari ofisial stadion ini mengenai peristiwa tersebut, saya pikir kebenaran akan terungkap dari sana," ucap Farina ketika itu. Insiden tersebut kabarnya terjadi usai pemain pengganti Ahmad Elrich mencetak gol 17 menit menjelang akhir pertandingan. Dalam pertandingan tersebut, Australia menangguk kemenangan 2-1. Mohammad Nassir mencetak gol buat Irak menit 12, namun Socerros menyamakan kedudukan lewat Marco Bresciano menit ke-23, sebelum Elrich akhirnya memenangkan Australia. (mel/)











































