Rooney, yang kini sudah mengantongi 116 caps --membuatnya menjadi pemain outfield (non-kiper) dengan caps terbanyak untuk Inggris--, hanya berjarak 10 pertandingan untuk memecahkan rekor caps terbanyak untuk The Three Lions yang masih dipegang Shilton (125 caps).
Namun, bukan karena rekor caps-nya terancam Shilton mengungkapkan pendapat tersebut. Shilton lebih khawatir melihat permainan Rooney, yang disebutnya tidak efektif ketika dimainkan sebagai seorang gelandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia menyebar bola ke mana-mana, tapi saya tidak melihatnya melakukan itu dengan efektif."
"Saya pikir, seharusnya dia pensiun setelah Euro kemarin. Bukan karena rekor saya terancam olehnya. Sama sekali bukan itu. Kalau dia main bagus dan melewati rekor saya, ya, okelah," kata Shilton.
Ucapan Shilton bertolak belakang dengan komentar pelatih timnas Inggris, Sam Allardyce. Bagi Allardyce, Rooney justru berhak untuk memilih bermain di mana pun si pemain suka.
Di level klub, Rooney memang masih menyumbang gol dan assist. Sejauh musim ini berjalan, ia sudah mencetak 1 gol dan menyumbang 2 assist dalam tiga penampilan di Premier League 2016/2017. Namun, perihal posisi dan peran bermainnya masih menjadi perdebatan.
[Baca Juga: Perhatikan Rooney]
Sama seperti pendapat Shilton, beberapa juga menilai Rooney tidak cukup efektif dimainkan sebagai gelandang ataupun no. 10 lantaran ia kerap salah melakukan operan pendek dan kehilangan bola dengan mudah.
(roz/nds)
