Banyak Insiden, FIFA Turun Tangan
Rabu, 30 Mar 2005 01:02 WIB
Yogyakarta - Beberapa pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2006 akhir pekan lalu berakhir rusuh. FIFA pun terpaksa turun tangan mengatasinya dan akan menyelidiki setiap insiden itu.Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2006 antara Skotlandia dengan Italia di San Siro, Sabtu lalu dan Mali melawan Togo adalah salah satu pertandingan yang berakhir rusuh.Di San Siro, terjadi insiden baku hantam antara dua kubu yang dipercaya sebagai suporter Verona dan Internazionale di tribun pada babak kedua. Petugas kepolisian Italia pun turun tangan dan bergerak cepat agar perkelahian itu tidak menyebar ke bagian dari stadion yang dipenuhi oleh 10 ribu pendukung Skotlandia. Pertandingan itu sendiri berakhir 2-0 untuk Italia.Sementara di stadion Bamako, Mali kericuhan juga terjadi. Kerusuhan ini dipicu kekalahan 2-1 tim tuan rumah dari Togo. Pendukung tuan rumah yang kecewa dengan hasil ini menyerbu masuk ke lapangan dan membuat pertandingan yang memasuki menit akhir terhenti.Organisasi Sepakbola Dunia, FIFA mengaku sudah menerima laporan dari ofisial pertandingan atas insiden memalukan ini. "Prosedur tindakan disiplin telah dibuka. Masalah ini akan ditinjau oleh komisi disiplin," ujar juru bicara FIFA, John Schumacher seperti dilansir Reuters, Rabu (30/3/2005).Hingga saat ini belum ada keputusan diambil oleh FIFA, namun jika menilik insiden yang sama beberapa waktu lalu, maka kemungkinan sanksi yang diberikan adalah pertandingan tanpa penonton. Keputusan ini diberikan mengacu pada keselamatan seluruh komponen pertandingan."FIFA sangat menyesalkan insiden ini karena keselamatan pemain, ofisial dan penonton itu sendiri dalam bahaya," ujar Schumacher lagi. FIFA pun berjanji akan melakukan penyelidikan mengenai insiden ini.Bagi FIFA, kasus semacam ini bukan hal baru lagi. Awal bulan lalu, FIFA juga telah menjatuhkan sanksi pertandingan tanpa penonton kepada Albania dan Kostarika karena kerusuhan. (ian/)











































