Israel Jadi Kubur Prancis?

Jelang Pra Piala Dunia

Israel Jadi Kubur Prancis?

- Sepakbola
Rabu, 30 Mar 2005 13:55 WIB
Jakarta - Hingga setengah jalan babak kualifikasi Piala Dunia 2006, posisi Prancis masih terancam. Menghadapi Israel dini hari nanti, Prancis harus menang. Jika kalah alamat bahaya.Dari lima pertandingan Prancis hanya memiliki nilai sembilan hasil dua kali menang dan tiga kali seri. Hasil ini tidak bisa dibanggakan karena ada dua tim lain yakni Irlandia dan Israel yang memiliki nilai sama. Bahkan kalau dihitung Swis yang baru main empat kali dengan nilai enam, posisi Prancis benar-benar terancam.Total empat tim bersaing ketat di grup empat zona Eropa, sementara jatah tiket otomatis hanya satu yakni untuk juara grup. Posisi runner-up jika menjadi dua terbaik juga otomatis lolos, tetapi jika bukan dua terbaik harus ikut play-off dengan enam runner-up lainnya.Menjelang pertandingan di stadion Ramat Gan, Tel Aviv dini hari nanti, Prancis terkesan tidak memiliki masalah. Namun kesan ini justru telah menjadi masalah serius Les Blues dalam tiga tahun terakhir.Kualitas pemain Prancis tentu tidak perlu diragukan lagi. David Trezeguet atau Thiery Henry seharusnya menjadi jaminan gol demi gol bagi Prancis. Sayang, kenyataannya tidak seperti itu. Tim asuhan Raymond Domenech gagal menunjukkan kelasnya sebagai juara Piala Dunia 1998 dan Eropa 2000.Hingga kini gawang Fabien Barthez memang belum pernah kebobolan. Namun dengan hanya memasukkan empat gol, tentu juga bukan hasil yang pantas untuk tim sekelas Prancis. Apalagi jika hasil imbang tanpa gol tiga kali mereka alami saat bermain di kandang sendiri.Lima partai sisa termasuk dini hari nanti hanya dua yang merupakan pertandingan kandang yakni menjamu Kepulauan Faroe September mendatang, dan Ciprus sebulan kemudian. Sementara tiga pertandingan lain yakni melawan pesaing beratnya, Prancis kebagian main tandang.Israel yang baru satu kali lolos putaran final Piala Dunia tahun 1970, sebelumnya sudah pernah menjadi momok bagi Prancis. Di babak kualifikasi Piala Dunia 1994 lalu di Paris, Israel di luar dugaan menang 3-2. Itu merupakan satu-satunya kemenangan yang diraih Israel di babak kualifikasi tahun itu.Striker Juventus David Trezeguet dipastikan akan kembali menjadi striker kepercayaan Domenech untuk membongkar pertahanan Israel. Sementara posisi Bathez juga tetap tidak akan tergantikan.Mungkin yang menjadi pertanyaan ialah siapa yang akan didaulat sebagai tandem Trezeguet. Apakah Domenech akan kembali mempercaya Wiltord, atau justru memberi kesempatan bagi Sidney Govou. Sedangkan Israel sendiri tentunya tidak akan banyak mengganti skuad yang diturunkan saat melawan Irlandia pekan lalu.Perkiraan tim:Israel: Dudu Awate; Omri Afek, Tal Ben Haim, Shimon Gershon, Arik Benado, Adoram Keisi; Avi Nimni or Idan Tal, Walid Badir; Yossi Benayoun, Pini Balili/Yaniv KatanPrancis: Fabien Barthez; William Gallas, Gael Givet, Willy Sagnol, Benoit Pedretti; Patrick Vieira, Ludovic Giuly, Vikash Dhorasoo, David Trezeguet, Sylvain Wiltord. (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads