Domenech Puas Prancis Imbang

Domenech Puas Prancis Imbang

- Sepakbola
Kamis, 31 Mar 2005 11:28 WIB
Jakarta - Pelatih Prancis Raymond Domenech menyatakan puas dengan hasil 1-1 yang ditorehkan timnya melawan Israel. Sebaliknya, pelatih Israel Avram Grant mengungkapkan kekecewaaanya.Skor 1-1 yang ditorehkan kedua tim di Tel Aviv sebenarnya tak menguntungkan buat Prancis. Hasil imbang keempat dari enam partai terakhir Patrick Vieira dkk ini memang menempatkan mereka di puncak klasemen Grup 4, namun demikian posisi Prancis rawan tergeser karena saingannya Irlandia hanya mengutit satu angka dibelakang. Apalagi, Irlandia unggul satu pertandingan lebih banyak.Meskipun demikian pelatih Prancis Raymond Domenech tampaknya tidak ambil pusing dengan kondisi tersebut. Menurut Domenech, skuadnya kali ini sudah bermain bagus, namun gagal menuai angka penuh karena kalah jumlah pemain dari Israel. "Sampai gol pertama terjadi kami bermain bagus karena mendapatkan banyak peluang, sampai ada pemain yang dikeluarkan seluruhnya masih bagus," tutur Domenech seperti dikutip Reuters, Kamis (31/3/2005). "Bermain imbang dengan 10 pemain adalah hasil yang bagus, namun memang jika mengingat angka yang kami hasilkan situasinya memang menjadi kurang bagus," tambahnya. Prancis memang harus bermain dengan 10 pemain setelah pencetak gol, David Trezeguet, dikartu merah wasit Markus Merk karena menanduk pemain Israel Tal Ben Haim dengan sengaja. Setelah Treze keluar, Israel mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Walid Badir menit ke-83. Meski mengaku tak puas dengan hasil imbang tersebut, pelatih Israel Avram Grant merasa senang karena skuadnya mampu menahan tim sebesar Prancis. "Bisa mengakhiri pertandingan melawan tim seperti Prancis dan kecewa karena kami tak bisa menang di kandang sendiri memiliki kebanggaan masing-masing," kata Grant. "Mereka belum pernah kebobolan namun seharusnya kami bisa mencetak gol lebih banyak, kami menutup pergerakan mereka hingga mereka tak punya banyak kesempatan," tandasnya. Israel punya kesempatan cukup besar untuk melenggang ke Piala Dunia 2006 Jerman lantaran punya angka sama dengan Prancis, yakni 10. Artinya Prancis, Israel dan Irlandia bersaing ketat guna lolos ke putaran final tahun depan. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads