Keputusan Pique tersebut dipicu oleh kecaman di media sosial saat Spanyol mengalahkan Albania 2-0, Minggu (9/10/2016). Bek tengah yang memperkuat Barcelona itu diyakini sengaja memotong lengan jersey yang memiliki pinggiran dengan warna seperti bendera Spanyol.
Bukan rahasia lagi bahwa Pique adalah salah satu pendukung kemerdekaan Catalunya dari Spanyol. Hal yang tidak disenangi oleh sebagian besar suporter La Furia Roja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktanya seragam yang dipakai Pique tidak memiliki pinggiran dengan desain itu. Pique sudah menjelaskan pemotongan seragamnya dilakukan semata-mata demi kenyamanan dia saja. Namun, Pique sudah kadung tidak tahan dengan para pengkritiknya.
"Itu tidak pantas dikomentari. Tidak terlihat serius bagi saya," ucap Lopetegui yang dilansir Soccer Way. "Saya memahami Pique. Saya cuma bilang bahwa dia tadi tampil brilian dan dia selalu menjadi salah satu pemain terbaik kami, seperti saat melawan Italia. Dia menjalani pertandingan dengan fantastis, seperti Sergio [Ramos]."
"Saya tidak bisa bilang apa-apa lagi. Kami perlu tenang. Komitmen Pique tidak bisa diragukan lagi," lanjut suksesor Vicente del Bosque ini.
"Saya tidak ingin semuanya semakin kusut. Biarkan situasi sedikit tenang dulu. Jangan dulu menarik terlalu banyak kesimpulan."
(rin/krs)










































