Ibrahim, yang lahir di Inggris 25 tahun lalu, dipanggil masuk ke tim nasional Gibraltar untuk kali pertama pada bulan Oktober ini untuk menghadapi partai kualifikasi Piala Dunia 2018.
Kiper dari Dartford, klub yang tampil di kompetisi tingkat enam Inggris, itu kemudian dipercaya tampil untuk berdiri di bawah gawang Gibraltar ketika menghadapi Belgia, Selasa (11/10/2016) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apes buat Ibrahim baru tujuh detik laga berjalan gawangnya sudah dijebol penyerang Belgia Christian Benteke. Berkat gol itu Benteke menjadi pemegang rekor gol tercepat di sebuah partai Piala Dunia, baik di fase kualifikasi maupun putaran final. Di sisi lain Ibrahim pun tentu saja ikut tercatat sebagai kiper yang gawangnya paling cepat dibobol lawan di sebuah partai Piala Dunia, baik di fase kualifikasi maupun putaran final. Itu semua terjadi ketika Ibrahim baru sekali-kalinya ini tampil di level internasional.
"Menjalani debut lawan Belgia di sebuah partai kualifikasi Piala Dunia adalah sebuah pencapaian luar biasa," kata Ibrahim kepada BBC 5 live Drive.
[AFP / JOSE MANUEL RIBEIRO] |
[Baca juga: Benteke Hat-trick, Belgia Atasi Gibraltar 6-0]
"Kalau Anda menjalani debut, sekalian saja membuat sesuatu yang akan bisa dikenang, kan?" lanjutnya berseloroh, sebelum melanjutkan dengan santai mengenai olok-olok yang ia terima dari para sahabatnya, "Mereka mengirimi saya SMS, tapi faktanya saya toh sudah main di sebuah partai kualifikasi Piala Dunia!".
[Baca juga: Ini Kata Benteke soal Aksinya Bikin Gol 7 Detik dan Hat-trick]
Total enam kali Ibrahim harus kebobolan dalam debutnya itu, dengan Benteke mencetak tiga di antaranya. Hasil tersebut membuat Gibraltar, yang baru diterima jadi anggota FIFA pada Mei 2016, belum mengoleksi satu poin pun dari tiga pertandingannya di kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan catatan tiga kekalahan, mencetak sebiji gol, dan kebobolan 14 gol.
(krs/rin)












































[AFP / JOSE MANUEL RIBEIRO]