Emosi di Kota Liverpool dan Milan

Jelang Perempatfinal Liga Champions

Emosi di Kota Liverpool dan Milan

- Sepakbola
Selasa, 05 Apr 2005 00:25 WIB
Jakarta - Liga Champions musim 2004/2005 terus mendekati ujungnya. Saat ini tinggal delapan tim yang masih bertahan dan akan melanjutkan perjuangan sampai langkahnya benar-benar terhenti.Tengah minggu ini akan digelar empat pertandingan babak perempatfinal di empat kota, namun dua di antaranya akan dibalut nuansa emosi, yakni di kota Liverpool (Inggris) dan Milan (Italia).Di stadion Anfield, Rabu (6/4/2005) dinihari WIB, tuan rumah Liverpool akan menjamu Juventus dalam bayang-bayang tragedi Heysel 20 tahun silam. Tiba-tiba orang kembali terkenang pada salah satu petaka terburuk dalam sejarah sepakbola itu, di mana 39 fans tewas karena kerusuhan antarsuporter kedua kesebelasan.Kala itu Liverpool dan Juventus tengah memainkan partai final dan Juve tampil sebagai pemenang berkat gol tunggal Michel Platini dari titik penalti. Namun kubu Bianconeri pulang tidak semata-mata membawa tropi juara karena sebagian besar korban tewas adalah tifosi mereka.Sebaliknya, pihak Liverpool sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudahlah gagal merebut gelar juara, akibat kerusuhan tersebut klub-klub Inggris dicekal dari semua kompetisi internasional selama lima tahun.Sejak itu kedua tim belum pernah bertemu lagi. Tak heran, pertemuan mereka besok dan minggu depan akan membangkitkan kembali memori lama yang sesungguhnya pahit untuk dikenang, dan yang lebih penting lagi jangan sampai terulang lagi.Di Milan, derby Internazionale versus AC Milan akan berlangsung dalam suasana duka yang meliputi warga Italia, menyusul wafatnya Paus Yohanes Paulus II hari Sabtu malam lalu. Sebagai tanda berduka jadwal semua pertandingan di Italia akhir pekan lalu ditiadakan. Bahkan derby Milan sempat diisukan bakal diundur karena waktunya tidak cocok. Namun UEFA tidak memutuskan demikian.Sementara itu suasana di kota London dan Lyon relatif tidak dibumbui emosi seperti halnya di Liverpool dan Milan. Cerita dari duel Chelsea vs Bayern di Stamford Bridge lebih bersifat lokal dari masing-masing klub.Chelsea dipastikan tanpa pelatih jempolannya, Jose Mourinho, setelah yang bersangkutan dihukum UEFA dalam kasus babak 16 besar melawan Barcelona di Nou Camp. Mourinho dilarang mendampingi timnya sebanyak dua kali plus denda ratusan juta rupiah.Adapun Bayern sedang dipusingkan oleh banyak pemain mereka yang cedera, terutama di barisan depan. Dua striker utama FC Hollywood, Roy Makaay dan Claudio Pizarro, hampir dipastikan tak bisa main di leg pertama ini.Partai yang jauh dari ekspos media massa dan perhatian publik adalah Olympique Lyon versus PSV Eindhoven. Barangkali hal ini disebabkan kedua klub tersebut tidak masuk jajaran klub elit dunia, tapi salah satu dari mereka dipastikan lolos ke babak semifinal. Jadwal perempatfinal Liga Champions:Rabu (6/4/2005) dinihari WIB:Liverpool vs Juventus (RCTI, 01.45, langsung)Lyon vs PSV Eindhoven (RCTI, 03.45, tunda)Kamis (7/4/2005) dinihari WIB:Chelsea vs Bayern Munich (RCTI, 01.45, langsung)Milan vs Inter (RCTI, 03.45, tunda) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads