Dalam sebuah sesi latihan bersama Timnas Uruguay, Suarez memilih meninggalkan posisinya sebagai striker. Dia beralih ke bawah mistar untuk menjaga gawang.
Penampilan Suarez sebagai kiper tidak spesial. Dia berulang kali kebobolan dalam sesi latihan yang digelar dalam suasana santai dan penuh canda gurau itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resumen del fΓΊtbol informal celeste de esta maΓ±ana que se definiΓ³ con un gol de arco a arco de @LuisSuarez9. pic.twitter.com/harNJvhIVd
β SelecciΓ³n Uruguaya (@Uruguay) November 14, 2016
Atas gol tendangan jarak jauh tersebut Suarez langsung dapat pelukan dari rekan-rekannya. Demikian dikutip dari Sport.
Pada beberapa sesi latihan di Barcelona, Timnas Uruguay, atau ketika masih bersama Liverpool, Suarez berulang kali mencoba menjadi kiper. Namun dia tak pernah berada di posisi tersebut pada laga-laga resmi.
Suarez pernah menjadi 'kiper dadakan' pada Piala Dunia 2010 saat dia (sebagai outfield player) menghalau bola menggunakan tangannya dalam laga dengan Ghana. Suarez tentu saja dapat kartu merah atas aksinya itu. Tapi penyelamatan yang dibuat Suarez menghindarkan Uruguay dari kekalahan di waktu normal dan bahkan kemudian menang melalui adu penalti untuk meraih tiket ke semifinal.
(din/krs)