Danilo merupakan salah satu korban dari jatuhnya pesawat di dekat Medelli, Kolombia. Pesawat itu membawa 81 orang penumpang, termasuk para pemain Chapecoense yang akan melakoni pertandingan final Copa Sudamericana melawan Atletico Nacional yang akan berlangsung, Rabu (30/11/2016) waktu setempat.
Danilo yang awalnya ditemukan masih hidup di antara puing-puing pesawat, akhirnya meninggal dunia. Mengharukan, Danilo menghembuskan napas terakhirnya usai berbicara via telepon dengan istrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat jenis BAE 146 buatan Inggris itu menghantam area pegunungan dekat Medellin pada Senin (28/11) malam waktu setempat.
[Baca juga: Sepatu Penanda Duka yang Dibawa-bawa Keluarga Para Pemain Chapecoense]
Danilo yang berusia 31 tahun awalnya ditemukan masih hidup oleh petugas penyelamat. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan medis intensif.
Namun nahas, hanya dalam hitungan jam, nasib Danilo berubah. The Sun melaporkan, Danilo akhirnya meninggal dunia di rumah sakit di Medellin. Tidak dijelaskan lebih lanjut luka-luka yang diderita Danilo hingga membuatnya tak bertahan hidup.
[Baca juga: Tragedi Chapecoense, Brasil Tetapkan 3 Hari Masa Berkabung Nasional]
Otoritas Kolombia sejauh ini memastikan 71 orang tewas dalam insiden tragis ini. Sedangkan enam orang lainnya secara ajaib, berhasil selamat.
Salah satu korban selamat adalah Alan Ruschel yang merupakan pemain bertahan Chapecoense. Ruschel dan Danilo sempat berpose bersama via media sosial, saat keduanya duduk di dalam pesawat.
Dalam video Snapchat yang diposting online beberapa jam sebelum kecelakaan, terlihat Ruschel dan Danilo duduk bersebelahan.
Lima korban selamat lainnya diidentifikasi sebagai pemain klub Chapecoense Jackson Follmann dan Helio Neto, kemudian wartawan Brasil bernama Rafael Henzel Valmorbida, awak pesawat bernama Ximena Suarez dan teknisi pesawat Erwin Tumiri.
(nvc/cas)











































