Bersahabatkah Tifosi Juventus?

Jelang Perempatfinal Liga Champions

Bersahabatkah Tifosi Juventus?

- Sepakbola
Senin, 11 Apr 2005 14:37 WIB
Jakarta - Di kalangan fans Liverpool masih ada kecemasan pada sambutan tifosi Juventus saat tim kesayangan mereka bertandang ke stadion Delle Alpi di kota Turin pada hari Rabu (13/4/2005) lusa.Kecemasan tersebut dilatarbelakangi sikap sebagian suporter Juve pada pertemuan pertama mereka di Anfield minggu lalu. Ketika itu, meskipun kubu tuan rumah sudah berusaha memperlihatkan sikap bersahabat sebagai upaya rekonsiliasi dari tragedi Heysel 1985 yang menewaskan 39 penonton -- 38 antaranya fans Juventus, namun tidak semua Juventini mereaksinya dengan positif.Tidak sedikit pendukung Juve ketika itu membalikkan badan dan mengacungkan jari tengahnya kepada kelompok fans Liverpool yang sudah mencapai "konsensus" mengenakan atribut-atribut bertemakan "Persahabatan dan Kenangan" dalam bahasa Italia (Memoria e Amicizia).Mengetahui hal tersebut pers Italia mengecam keras orang-orang Juve yang bersikap demikian. Mereka dicap "memalukan" dan "bebal". Namun beberapa fans berdalih mereka tidak punya kewajiban menerima tawaran persahabatan tersebut.Sampai saat ini gelagat tersebut masih tercium terutama dari kelompok fans garis keras Juventus, yang akan menjadi tuan rumah pada leg kedua babak perempatfinal Liga Champions minggu ini. Dari walikota sampai pihak kepolisian kota tersebut sudah menghimbau warganya agar bersikap baik terhadap tamu."Saya sedang melakukan pendekatan agar fans menciptakan suasana yang baik, yang menjadikan pertandingan ini sebuah festival olahraga, bukan ajang bentrokan apalagi dendam turun-temurun," ujar Chiamparino.Sementara itu fans Liverpool menyesalkan minimnya jatah tiket buat mereka. Jika belum lama ini Manchester United memperoleh sekitar 8.000 lembar tiket pada laga melawan AC Milan di San Siro, kali ini UEFA dan panitia hanya menyediakan 3.800 tiket untuk pendukung Liverpool.Namun sejauh ini masih ada sekitar seribu tiket tersebut yang belum terjual. Tampaknya kecemasan suporter The Reds untuk mengunjungi Turin masih cukup besar. Walikota kota tersebut menyarankan agar tidak banyak warganya ke Italia demi terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.Ketua Asosiasi Suporter Independen Liverpool, Richie Pedder, juga sudah menyerukan agar kelompoknya tetap waspada pada setiap hal yang bisa mendatangkan kerugian."Saya berharap fans Liverpool tidak diperkenankan memasuki tengah kota (Turin) pada hari pertandingan, dan mereka langsung digiring ke bus-bus pada malam harinya untuk pergi ke stadion," terang Pedder. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads