Mancini Sesali Sikap Suporter Inter
Rabu, 13 Apr 2005 07:05 WIB
Jakarta - Pelatih Inter Milan Roberto Mancini mengaku tidak mengerti akan ulah suporternya yang membuat pertandingan dihentikan. Mancini juga menyesalkan kemarahan fansnya yang menyerang Dida. Di pertandingan perempat final leg kedua ini Milan sempat memimpin 1-0. Pertandingan akhirnya dihentikan setelah Esteban Cambiasso mencetak gol namun wasit melakukan keputusan kontroversial dengan menganulir gol tersebut di menit ke-72. Botol minuman plastik akhirnya berterbangan dari sisi "curva" di belakang gawang Milan. Dida akhirnya menjadi korban setelah salah satu kembang api mengenai bahunya dan sempat mendapatkan perawatan dari tim medis sebelum pertandingan dihentikan. "Jelas saja kami sangat sedih dengan apa yang terjadi, akan rendahnya cara pandang dalam olahraga ini seperti yang telah terjadi di dalam lapangan," ujar Mancini seperti dilansir Football Italia, Rabu (13/4/2004). Mancini juga sempat kehilangan kata-kata melihat ulah yang dilakukan suporternya tersebut. "Saya tidak melihat apa yang dapat kami lakukan daripada kalimat kami sangat kecewa dan sedih apa yang terjadi di lapangan," kata pelatih Inter ini.Sementara mengenai taktik yang digunakan, Mancini mendapatkan kritikan setelah memaksa Adriano yang belum fit benar dipasang sendiri di lini depan. Sedangkan Andy van der Meyde dan Kily Gonzalez membantu serangan dari sayap. "Saya telah merencanakan pertandingan seperti yang kami mainkan di babak pertama dengan banyaknya crossing dari sisi sayap. Namun Milan mencetak gol dan ini membuat semuanya menjadi sulit," kata Mancini. "Kami seharusnya menutup Shevchenko lebih awal, namun dia adalah striker yang hebat dan mampu mencetak gol yang indah. Dida juga tampil luar biasa menggagalkan segala peluang yang datang dengan caranya," tukasnya. (key/)











































