Suporter Liverpool Diserang di Turin
Rabu, 13 Apr 2005 22:18 WIB
Jakarta - Kekhawatiran keamanan pada pertandingan Juventus dan Liverpool mulai tampak. Kepolisian Turin telah menahan delapan suporter tuan rumah karena menyerang suporter Liverpool. Tindakan kekerasan telah terjadi sebelum Juve menjamu Liverpool di Delle Alpi, Kamis (14/4/2005) dinihari WIB. Seorang fans Liverpool dipukul bagian kepalanya pada hari Selasa (12/4/2005) sore waktu setempat di sebuah bar di kota Turin. Namun fans The Reds hanya mengalami luka ringan dan tidak perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit. Pihak kepolisian setempat menyatakan bahwa mereka telah mengamankan fans Juventus atas tindakan kekerasan tersebut. Situasi juga sempat memanas di sebuah hotel ketika didatangi suporter Juventus. mereka dikabarkan membawa botol dan tongkat. Sempat terjadi adu mulut namun tidak ada pertengkaran fisik. Fans Juve akhirnya berlarian setelah polisi datang.Polisi Italia telah menyiapkan pengamanan maksimum dalam pertandingan ini. Ini pertandingan pertama di Italia diantara kedua klub ini sejak tragedi Haysel 1985 yang memakan 39 korban fans Juve setelah diserang fans Liverpool.Sementara lebih dari 900 orang petugas kepolisian telah ditempatkan di dalam stadion Delle Alpi. Kepala Penanganan Anti Teroris Giuseppe Petronzi menyatakan bahwa kepolian telah siap menghadapi resiko dalam level tertinggi di Turin. "Kami memiliki alasan untuk menjaga segala kemungkinan tersebut, namun saya yakin kami mampu menangani situasi ini," kata Giuseppe Petronzi seperti dilansir BBC Sport, Rabu (13/4/2005). Kepala eksekutif klub Liverpool Rick Parry kembali mengingatkan kepada suporternya untuk menjaga sikap. " Setiap fans di Turin harus selalu ingat bahwa mereka adalah duta untuk klub," tegasnya. (key/)











































