Presiden Lyon Salahkan Wasit
Jumat, 15 Apr 2005 03:05 WIB
Jakarta - Presiden Olympique Lyon Jean-Michel Aulas belum bisa menerima kegagalan skuadnya. Aulas menyalahkan wasit Kim Milton Nielsen yang membuat skuadnya kalah dari PSV Eindhoven di perempat final Liga Champions "Kami dirugikan karena kami mempunyai perasaan bahwa kami tersisihkan di kondisi yang lain daripada biasanya," ungkap Jean-Michel Aulas seperti dilansir Yahoo Sport, Kamis (14/4/2005). Presiden Lyon ini tampaknya mengkritik keputusan wasit setelah juara Liag Prancis ii tidak mendapatkan penalti setelah pemain pengganti Nilmar dijatuhkan oleh penjaga gawang PSV Gomes di kotak penalti saat perpanjangan waktu. "Kami melihat lagi pertandingan itu tadi malam dan itu adalah pasti hukuman," tegas Aulas. "Jika itu adalah hukuman dan dihadiahkan penalti maka kami sudah akan merayakan semalaman."Presiden Lyon ini juga menambahkan bahwa dia "sedikit sudah dibuat gatal" saat melihat melihat Kepala klub PSV bertemu bahasa Denmark wasit Kim Milton Nielsen usai pertandingan. ."Saya mengatakan kepadanya (presiden PSV) bahwa saya sudah merasa itu aneh bahwa wasit sudah terus berbicara ke (PSV kapten) Mark van Bommel selama pertandingan," tambahnya."Saya mengatakan kepadanya (presiden PSV) bahwa saya sudah merasa itu aneh bahwa wasit sudah terus berbicara ke (PSV kapten) Mark van Bommel selama pertandingan," tambah dia."Saya juga heran untuk melihat manajer komersial PSV, direktur marketing dan direktur komunikasi mereka semua berjalan bersama memasuki ruang ganti wasit tanpa adanya delegasi UEFA, yang telah berjalan lebih dulu," ujar Aulas. (key/)











































