Uni Eropa Selidiki Penjualan Tiket Piala Dunia
Jumat, 15 Apr 2005 11:30 WIB
Jakarta - Ditengarai ada kecurangan dengan sistem pembayaran tiket Piala Dunia 2006 melalui sistem credit card, Uni Eropa akan melakukan penyelidikan mengenai hal ini.Seperti dilansir dari Eurosport, Jumat (15/4/2005) Komisaris Uni Eropa, Neelie Kroes menyetujui untuk menindaklanjuti laporan yang diberikan oleh para fans yang membeli tiket Piala Dunia tahun depan di Jerman ini dan segera melakukan penyelidikan. Para pembeli tiket ini melaporkan hal ini karena merasa dicurangi, pasalnya mereka harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli tiket Piala Dunia 2006 itu. Tidak tanggung-tanggung, 60 persen lebih mahal dari harga aslinya dipatok oleh pihak penyelenggara.Penyebabnya karena ada perjanjian antara Mastercard, FIFA dan Asosiasi Sepakbola Jerman, DFB. Namun mereka menepis anggapan itu. Bisa jadi alasan mereka karena pembeli tiket menggunakan kartu kredit lain yang bukan dari Mastercard. Pasalnya hanya Mastercard yang menjadi alat pembayaran resmi tiket Piala Dunia melalui kartu kredit, pemegang kartu kredit lainnya seperti Visa, Dinners Club, Amex dan masih banyak yang lainnya tentunya akan membayar ekstra charge yang cukup besar untuk mendapatkan tiket itu.FIFA dan Mastercard telah menandatangani kontrak kerjasama yang menyatakan bahwa Mastercard sebagai satu-satunya kartu kredit resmi yang digunakan untuk pembelian tiket babak awal turnamen empat tahunan ini. Kesepakatan antara keduanya bernilai 15 juta Poundsterling atau sekitar 269 miliar Rupiah. (ian/)











































