Klub-klub China belakangan memang tengah jadi fenomena menyusul belanja gila-gilaan yag dilakukan. Tak cuma berani membayar mahal untuk mendatangkan pemain, mereka juga siap menggaji selangit seperti halnya Carlos Tevez yang dibayar Shanghai Shenhua sebesar Rp 10 M per pekannya.
Beberapa nama top Eropa juga dihubung-hubungkan dengan beberapa klub China. Rooney dan Aubameyang disebut sempat didekati oleh Tianjin Quanjian yang baru saja promosi ke Liga Super China musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tianjian sendiri baru mendatangkan Axel Witsel dan Alexandre Pato. Mereka butuh striker top untuk mengisi lini depan meski sayangnya Rooney serta Aubameyang akhirnya gagal didapat.
Padahal kedua pemain itu juga tengah dispekulasikan masa depannya di klubnya masing-masing yakni Manchester United serta Borussia Dortmund.
Foto: REUTERS/Susana Vera |
"Kami memang melakukan pendekatan pada Rooney, tapi baru sekadar obrolan karena dia jelas tidak cocok dengan gaya bermain kami," ujar pelatih Tianjin, Fabio Cannavaro, kepada Tianjin TV seperti dikutip ESPN.
"Tidak perlu ada lagi diskusi ke depannya," sambungnya.
"Sebenarnya kami lebih sering mengadakan kontak dengan Aubameyang. Sayangnya tawaran kami ditolak Borussia Dortmund yang masih butuh tenaganya di Liga Champions musim ini."
"Target utama kami tetap Kalinic tapi agak sulit untuk Fiorentina melepasnya saat ini. Kami menghadapi dilema dalam kondisi seperti ini. Saya butuh berkomunikasi dengan managing director kami," tutup Cannavaro.
(mrp/nds)












































Foto: REUTERS/Susana Vera