Yorke akan Berkarir di Australia

Yorke akan Berkarir di Australia

- Sepakbola
Minggu, 17 Apr 2005 11:39 WIB
Jakarta - Dwight Yorke tak lama lagi akan berpisah dengan Liga Inggris. Mulai musim panas mendatang ia akan berkarir di Australia setelah setuju bergabung dengan klub Sydney FC.Kabar tersebut dikonfirmasikan pihak Sydney melalui ketua eksekutifnya, Andy Harper. Dilansir ABC, Minggu (17/4/2005), striker Tobago & Trinidad itu dikontak dua tahun per 1 Agustus nanti.Tidak disebutkan berapa bayaran untuk mantan penyerang Manchester United berusia 33 tahun itu. Namun Harper mengungkapkan bahwa gaji Yorke tidaklah sebesar yang pernah ia terima di Inggris.Yorke, yang saat ini masih tercatat sebagai pemain Bimingham City, juga dikabarkan menampik tawaran yang menggiurkan dari dua tim Timur Tengah, termasuk sebuah klub Qatar yang mengiming-imingi dirinya bayaran 4 juta dolar AS per tahun.Yorke mengawali debutnya di Liga Inggris pada tahun 1989 bersama Aston Villa. Setelah sembilan musim berkarir di Villa Park ia direkrut Manchester United pada musim 1998-1999 dan duetnya dengan Andy Cole sempat ditakuti tim-tim lawan.Ia meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2002 guna hijrah ke Blackburn Rovers, lalu ke Birmingham. Sejak Januari lalu ia tak lagi dimainkan pelatih Steve Bruce dan Birmingham tak keberatan apabila Yorke ingin mencari klub baru.Yorke, topskor ketujuh sepanjang masa Premiership dengan 122 gol, bergabung ke Sydney FC dua bulan setelah klub tersebut mengumumkan menggandeng eks gelandang internasional Jerman yang memenangi Piala Dunia 1990, Pierre Littbarski, sebagai pelatih mereka.Saat ini Liga Australia mulai memasuki era baru setelah pemerintah menginstruksikan agar seluruh anggota dewan federasi sepakbola negara tersebut dipecat dan diganti.Dewan sebelumnya sudah lama dikritik lantaran tidak becus dalam menjalankan organsisasi olahraga tersebut, termasuk dalam upaya melobi FIFA agar meloloskan secara otomatis satu wakil dari kawasan Oceania ke putaran final Piala Dunia 2006.Dewan yang baru, yang beranggotakan para konglomerat dan pengusaha terkaya di Australia, tengah membangun ulang struktur olahraga sepakbola dan organsisasinya, serta menindaklanjuti pilihan Oceania bergabung dengan konfederasi sepakbola Asia (AFC). Liga Australia akan bergulir per Agustus 2005 dengan beranggotakan delapan klub. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads