Inggris kalah 0-1 saat bertandang ke Signal Iduna Park, Kamis (23/3/2017) dinihari WIB. Satu-satunya gol diciptakan oleh Lukas Podolski lewat tendangan jarak jauh di menit ke-69.
Dalam laga ini, Southgate menjajal pola tiga bek. Dia menempatkan bek muda Michael Keane, yang ditemani Chris Smalling dan Gary Cahill di belakang. Sementara di depan, Jamie Vardy disokong Adam Lallana dan Dele Alli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris sejatinya punya sejumlah peluang bersih, tapi gagal dimaksimalkan. Peluang dari Lallana cuma menghantam tiang, sementara sepakan Alli ketika tinggal menghadapi kiper malah terhalau.
Potensi serangan Inggris juga beberapa kali terlihat, meski dalam umpan akhirnya masih kurang maksimal. Terlepas dari itu, Southgate gembira dengan sinyal yang didapatkannya dari laga malam tadi.
"Saya yakin kami akan menggunakannya lagi. Ini merupakan opsi bagus untuk kami miliki. Saya rasa banyak pemain memainkan pola ini di klub mereka, yang mana membantu," katanya dikutip Sky Sports.
"Kami juga punya sejumlah pesepakbola cerdas di sana, dan itu memuaskan bagi saya. Karena saya rasa kami butuh kemampuan itu dan kami menunjukkannya malam ini," imbuhnya.
Selain soal pola tiga bek, Southgate juga puas dengan performa para pemain muda yang diturunkannya. Selain Keane yang bermain penuh, dia juga menurunkan James Ward-Prowse dan Nathan Redmond di penghujung laga untuk memberikan pengalaman sepakbola internasional.
"Itu bagus untuk dua pemain muda di akhir laga, agar bisa merasakan sepakbola internasional. Sangat puas dengan Michael Keane, saya rasa dia menjalani debut luar biasa dan bisa sangat bangga atas itu," sambungnya.
"Dia sangat baik memaksimalkan bola, bertahan dengan baik, dan secara keseluruhan tim ada sejumlah penampilan yang bagus. Kami kalah oleh gol selevel kisah dongeng," demikian Southgate. (raw/rin)











































