Awas Kejutan dari Hiddink

Jelang Semifinal Liga Champions

Awas Kejutan dari Hiddink

- Sepakbola
Senin, 25 Apr 2005 15:56 WIB
Jakarta - Materi pemain PSV Eindhoven memang kalah dibanding AC Milan. Namun ada faktor yang harus diwaspadai Milan yakni kejutan yang kerap diciptakan pelatih PSV Guus Hiddink.AC Milan di atas kertas lebih diunggulkan di bandingkan PSV di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (27/4/2005) dini hari. Bahkan jauh-jauh hari Milan sudah di plot sebagai tim yang maju ke partai final di Istambul 25 Mei mendatang bersama tim unggulan lainnya Chelsea.Namun bukan Liga Champions namanya jika gampang diprediksi. Buktinya pada perempatfinal tahun lalu Milan yang sudah berada di atas angin menang 4-1 atas Deportivo La Coruna, ternyata justru tersingkir setelah kalah 0-4 di leg kedua.Musim ini peluang kembali terjadi kejutan tetap terbuka. Layaknya musim lalu, Milan kembali berhadapan dengan klub yang dinilai berada satu kelas dibawahnya.Jika diadu antar pemain, tentunya PSV kalah telak. Mayoritas pemainnnya merupakan pemain muda bahkan pemain Asia seperti Lee Yong-Pyo dan Park Ji-Sung asal Korea Selatan. Mungkin pemain yang cukup berpengalaman hanya Phillip Cocu, Wilfred Bouma dan Mark van Bommel yang memperkuat timnas Belanda.Namun PSV memiliki kekuatan lain yang perlu diantisipasi lawan, yakni kejeniusan pelatih. Cukup banyak prestasi prestisius yang telah diraih Hiddink. Diantaranya membawa PSV menjuarai Liga Belanda tiga tahun berturut-turut (1996-1998) dan Piala Champions tahun 1987/1988.Setelah meninggalkan PSV, Hiddink tetap menorehkan prestasi. Real Madrid dibawanya menjadi juara Piala Toyota tahun 1998. Selain itu Hiddink juga merupakan pahlawan Korea Selatan saat menembus babak empat besar Piala Dunia 2002 dengan mengalahkan Italia di babak 16 besar. Berkaitan dengan kekalahan Italia atas Korsel, kapten Milan saat ini Paolo Maldini dan gelandang Gennarro Ivan Gattuso merupakan bagian dari tim Azzurri yang merasakan pahitnya kejutan Hiddink. Dengan tangan dinginnya, pelatih berusia 58 tahun itu berhasil merubah sepakbola "lemah" Asia menjadi hampir setara dengan kekuatan sepakbola Eropa dan Amerika.Memasuki babak semifinal PSV tidak lagi memikirkan liga domestik. Hari Minggu kemarin PSV resmi memastikan gelar juara Liga Belanda, artinya mereka kini bisa berkonsentrasi penuh di Liga Champions. Buktinya Bouma, Lee Young Pyo, Alex dan Johann Vogel sudah diistirahatkan Hiddink sejak akhir pekan lalu. Hampir bisa dipastikan PSV tampil dengan kaki yang segar saat bermain di San Siro. (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads