Liverpool Optimis, Liverpool Pede

Jelang Chelsea vs Liverpool

Liverpool Optimis, Liverpool Pede

- Sepakbola
Selasa, 26 Apr 2005 06:19 WIB
Jakarta - Liverpool optimis dan memiliki kepercayaan diri tinggi menjelang leg pertama semifinal Liga Champions melawan Chelsea, Rabu (27/4) nanti. Modal penting untuk meraih hasil maksimal?Tidak ada yang bisa memastikannya, namun setidaknya hal ini bisa menjadi salah satu faktor untuk memperoleh hasil manis yang diharapkan. Terlepas dari masalah inkonsistensi permainan The Reds yang cukup mengkhawatirkan, hal ini bisa menjadi bahan bakar semangat skuad Liverpool.Optimisme dan tingginya kadar pede Jamie Carragher misalnya. Bek Liverpool ini percaya bahwa hasil buruk timnya akhir pekan lalu tidak akan berimbas saat laga melawan Chelsea nanti. "Semoga saja kita dapat keluar dari hasil buruk melawan Crystal Palace dan memperoleh hasil bagus saat melawan salah satu tim terbaik di dunia," ujarnya kepada situs resmi klubnya, Selasa (26/4/2005). Carragher menambahkan bahwa hasil pertandingan lalu tidak seharusnya dijadikan patokan untuk pertandingan selanjutnya, namun semuanya harus berpandangan ke depan dan bertekad untuk memberi yang terbaik bagi timnya. "Memang hasil seperti tidak akan mengangkat moral untuk pertandingan selanjutnya, namun kami sudah pernah melakukannya dan saya percaya kami bisa melakukannya sekali lagi," tegasnya lagi.Nada optimisme juga dihembuskan oleh arsitek Liverpool, Rafael Benitez dan legenda hidup Liverpool, John Barnes. Meskipun keduanya menyadari Liverpool tidak diunggulkan saat leg pertama nanti, namun mereka masih percaya dapat menembus ke babak final Liga Champions.Liverpool tentunya tidak ingin dipermalukan lagi untuk kali keempat oleh Chelsea di musim ini. Meskipun misi mereka cukup berat, namun untuk memperoleh keuntungan pada leg kedua mereka harus bekerja ekstra keras agar dapat memperoleh hasil maksimal di Stamford Bridge nanti. Salah satu senjata mereka adalah optimisme dan percaya.Seperti yang diungkapkan Rafa beberapa waktu lalu bahwa kepercayaan diri memegang peranan penting dalam setiap pertandingan. "Kami memang kalah tiga kali, tapi selalu hampir menang. Kami butuh belajar dari tiga pertemuan tersebut dan harus lebih percaya diri," ungkapnya. (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads