Jelang Chelsea vs Liverpool
Mourinho Minta Timnya Tak Panik
Rabu, 27 Apr 2005 06:05 WIB
Jakarta - Chelsea memang relatif lebih diunggulkan tapi pelatih Jose Mourinho meminta anak-anak buahnya tidak panik dengan keinginan mengalahkan Liverpool tengah malam nanti.Ditanya apakah yang akan jadi kunci The Blues buat pertandingan pertama babak semifinal Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (28/4/2005) dinihari WIIB, Mourinho mengatakan: "Jangan panik untuk sebuah hasil, jangan gila dengan hasil. Kalau tak menang di sini, kami bisa melakukannya di (kandang) Liverpool."Chelsea, yang sudah 99,99 persen bakal menjuarai Premiership, sudah tiga kali mengalahkan Liverpool musim ini: dua di liga dan di final Piala Liga Inggris di bulan Februari lalu. "Kami harus mengontrol emosi karena masih ada leg kedua yang mesti dimainkan," tambah pelatih asal Portugal itu, yang menambahkan bahwa dirinya merasa senang Chelsea belum resmi juara Inggris karena hal itu bisa mengacaukan pikiran timnya.Soal lawan yang akan dihadapi, pelatih yang musim lalu mengantarkan Porto ke tangga juara Eropa itu mengaku tidak terkejut dengan sukses Liverpool di kancah Liga Champions musim ini, kendati tidak cemerlang di kompetisi domestik."Yang membuatku heran adalah mereka tidak begitu bagus di Liga Primer," tandasnya dikutip Reuters. "Liverpool adalah tim dengan salah satu manajer terbaik dan beberapa pemain terbaik di dunia, sebuah tim dengan masa lalu yang luar biasa."Disambung Mourinho, Chelsea dan Liverpool bisa masuk semifinal karena dibanding klub-klub Inggris lainnya mereka sudah mampu beradaptasi dengan gaya sepakbola Eropa. Kebetulan Mourinho dan pelatih Liverpool Rafa Benitez sama-sama bukan orang Inggris.Musim lalu, sewaktu ditukangi Claudio Ranieri, Chelsea juga menembus babak empat besar, tapi gagal ke final setelah ditundukkan Monaco. Mourinho merasa yakin kali ini klub London tersebut tidak akan gagal."Dalam karirku saya tak pernah kalah di semifinal, tapi suatu hari pasti akan begitu. Saya sungguh sangat beruntung dengan karirku. Tentu saja, saya ingin menang... Saya ingin memberi kontribusi kecilku untuk membawa para pemain ke Istanbul (final)." (a2s/)











































