Rasa Frustasi Hiddink

Rasa Frustasi Hiddink

- Sepakbola
Rabu, 27 Apr 2005 07:07 WIB
Jakarta - Frustasi. Itulah yang dirasakan pelatih PSV Eindhoven Guus Hiddink pasca kekalahan dari AC Milan. Beban berat untuk merebut tiket babak final Liga Champions.Ditekuk 2-0 di San Siro hanya mendapatkan rasa frustasi. Tak dapat dipungkiri Hiddink hasil itu cukup memukul dirinya dikarenakan di babak kedua ia meyakini timnya bisa menyamakan kedudukan. Apa pasal, keberuntungan belum berada di pihak PSV. Merebut tiket final untuk bertarung di Istanbul pada 25 Mei nanti dirasakan Hiddink bagaikan punguk merindukan bulan. Hasil seri atau kalah dengan selisih satu gol pun di Eindhoven minggu depan tetap akan mengantarkan Paolo Maldini dkk berlaga di Istanbul."Ada momen di babak kedua dimana kami begitu dominan, tentulah di saat kau punya kontrol rasanya sangat frustasi untuk meraih hasil seperti ini," kata Hiddink dikutip Reuters."Di saat kedudukan 1-0 saya masing melihat peluang, tapi sekarang sulit. Tapi anak-anak bilang di ruang ganti mereka tidak akan menyerah begitu saja," tambah mantan pelatih tim nasional Korea Selatan ini. Meski demikian, bukan berarti Hiddink tidak bangga pada skuadnya. Apalagi menghadapi AC Milan yang boleh dibilang tim elit Italia yang punya budget lebih dibandingkan PSV."Kami buktikan bisa bermain dan melawan yang terbaik. Mereka sempat tak bisa bermain baik karena dominasi kami, meski pada akhirnya mereka bisa mencetak gol di momen yang vital, nyaris sekali.""Saya bangga pada skuad kami, apa yang mereka hasilkan melawan klub yang punya budget lima kali lebih besar, adalah alami untuk sangat ingin menang," ungkap Hiddink.Jadi, perbedaan apa yang membuat mereka gagal? Dengan bijak Hiddink menjawab cara memanfaatkan peluang yang berbeda. "Mungkin itulah yang menjadi perbedaan, mereka mengambil peluang, mereka sangat menguasai kotak penalti," jawab Hiddink.Menjamu Milan di kandang PSV nanti, Hiddink melihat realita yang ada. Jujur ia katakan sulit menghadapi Rossoneri di leg kedua nanti. "Jujur, itu akan sulit. Mereka akan menunggu kami dan tidak mencoba mendominasi permainan karena ingin melakukan serangan balik," ramal Hiddink. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads