Ancelotti: PSV Buat Kami Menderita
Rabu, 27 Apr 2005 10:02 WIB
Jakarta - Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti mengakui kemenangan 2-0 timnya atas PSV Eindhoven di semifinal pertama (Rabu 27/4/2005), tidak diraih dengan mudah. Selain harus kerja keras, Milan juga beruntung.Dengan keunggulan dua gol tanpa balas peluang Milan maju ke final Liga Champions di Istanbul 25 Mei mendatang semakin besar. Namun melihat pertandingan dini hari tadi, Ancelotti menegaskan Milan masih harus melewati ujian berat di kandang PSV minggu depan."Di pertandingan level tinggi seperti ini Anda harus siap menderita seperti kami. PSV merupaan tim yang hebat, dan ini memang hasil bagus. Tetapi kami tidak boleh terlalu percaya diri, karena pertandingan kedua tidak akan gampang," ujar Ancelotti seperti dilansir Reuters, Rabu (27/4/2005).Pada pertandingan yang berlangsung di San Siro itu striker Andriy Shechenko mencetak gol pertama Milan tiga menit menjelang akhir babak pertama. Sementara Jon Dahl Tomasson melengkapi kemenangan 2-0 Milan di menit akhir pertandingan. "Tanpa keberuntungan Anda tidak akan mendapatkan apa-apa di pertandingan ini. Kami menciptakan banyak peluang di babak pertama, tetapi mereka bermain sangat bagus bahkan semakin bagus di babak kedua. Mereka menunjukkan bahwa mereka bisa bermain sepakbola," tambah gelandang asal Belanda Clarence Seedorf yang kerap berduel dengan kapten PSV Mark van Bommel.Meskipun saat ini Milan telah unggul dua gol dari PSV, Ancelotti tidak ingin konsentrasi para pemainnya turun. Pasalnya akhir pekan ini Milan kembali menjalani pertandingan penting di Liga Italia yakni melawan Fiorentina. Hasil pertandingan ini sangat berpengaruh, karena saat ini Milan sedang sejajar dengan Juventus memburu scudetto."Kami saat ini sedang di bawah tekanan terus-menerus. Saat ini kami harus sudah memikirkan tentang pertandingan melawan Fiorentina di Seri A. Kami juga harus mempersiapkan dengan baik pertandingan tandang (ke kandang PSV) di leg kedua, dan kami perlu mengevaluasi betapa mereka benar-benar telah menyulitkan kami," ujarnya. (lom/)











































