Benzema tak lagi mendapat kesempatan berseragam Les Bleus dalam kurun waktu hampir dua tahun ini, setelah kasus pemerasan video seks yang melibatkan sesama pemain Prancis Mathieu Valbuena.
Meski berkali-kali membantah terlibat dalam kasus itu, Benzema tetap saja tak dilirik oleh Deschamps. Hal itu membuatnya absen di Piala Eropa 2016 yang dihelat di negaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kalah bersaing dengan Alexandre Lacazette, Kylian Mbappe, dan Thomas Lemar. Bahkan Benzema sepertinya harus memendam impiannya untuk memperkuat Prancis selama Deschamps masih jadi pelatih.
Pasalnya Deschamps menyebut pemain-pemain yang dibawa hanyalah mereka yang bisa menciptakan harmonisasi di dalam tim.
"Tim Prancis dibangun sebelum Piala Eropa, lalu semakin solid selama kompetisi itu di mana Prancis melaju ke final," ujar Deschamps seperti dikutip Soccerway.
"Tim ini pun masih dipertahankan di Kualifikasi Piala Dunia 2018," sambungnya.
"Saya punya tim yang di dalamnya terdapat harmonisasi. Saya mempercayai pemain yang menjawab lewat performa apik di atas lapangan. Saya juga mempercayai pemain muda karena mereka punya potensi hebat."
"Saya lah yang membuat keputusan, saya membuat keputusan untuk kepentingan olahraga. Bagi saya, kepentingan tim selalu di atas segalanya."
"Saya selalu membuat keputusan yang terbaik untuk tim Prancis. Saya selalu mendiskusikan dengan staf kepelatihan sebelum membuat daftar pemain. Saya selalu seperti itu dan tidak akan mengubahnya," tutupnya.
(mrp/mrp)











































