Korut Harus Tanding di Zona Netral
Sabtu, 30 Apr 2005 07:11 WIB
Jakarta - Akibat kerusuhan pendukungnya saat bertemu Bahrain dan Iran di kualifikasi Piala Dunia beberapa waktu lalu, FIFA memutuskan Korea Utara harus tanding di zona netral tanpa penonton. Dikutip AP, dalam hasil pertemuan FIFA di Zurich, Swiss, Jumat (29/4), menyepakati Korea Utara yang akan melawan Jepang pada 8 Juni diwajibkan untuk bermain di zona netral dan tanpa penonton. Maklum, kelakuan kekerasan pendukung di bulan Maret lalu saat menjamu Bahrain dan Iran di Pyongyang termasuk pelanggaran berat. Pendukung Korea Utara saat itu melempar batu dan botol ke dalam lapangan ketika hadiah penalti akan dieksekusi pemain Iran. Bertambah parah karena tim tamu dan ofisial pertandingan tidak bisa segera diselamatkan.Skuad Iran tertahan di stadion saat kerusuhan terjadi sampai akhirnya polisi dan tentara menghentikan insiden tersebut. Menjamu Bahrain dan Iran, Korea Utara hanya mengantongi kekalahan. Peluang untuk ke babak utama Piala Dunia 2006 pun makin menjauh. Padahal harapan mereka cukup besar mengingat terakhir masuk Piala Dunia di tahun 1966 dan bisa mencapai perempat final. Tak ketinggalan sanksi denda juga dijatuhi FIFA kepada Korea Utara. Federasi Sepakbola Korea Utara didenda US$16,770 atau sekitar 160 juta rupiah. Di pertemuan itu FIFA juga membahas beberapa insiden lainnya. Termasuk Iran yang kena denda US$25,150 untuk pelanggaran gangguan penonton di pertandingan melawan Jepang pada 26 Maret lalu.Lima orang terhimpit hingga tewas dan 40 lainnya terluka. Jumlah penonton yang diperbolehkan FIFA pada pertandingan Iran berikutnya adalah 50 ribu penonton.Sementara itu denda juga dikenakan terhadap Federasi Sepakbola Georgia. Mereka didenda US$4,190 dan diperintahkan bermain di stadion kosong untuk dua pertandingan kandang berikutnya. Pada Maret lalu fans Georgia melempar kembang api dan petasan saat menjamu Yunani dan Turki. (erk/)











































