Pukul Wasit, Kiper Dihukum Panjang

Pukul Wasit, Kiper Dihukum Panjang

- Sepakbola
Kamis, 12 Mei 2005 10:19 WIB
Jakarta - Aksi kekerasan terhadap wasit sepertinya tidak hanya terjadi di Indonesia. Di Chile aksi serupa juga terjadi, namun penanganan terhadap tindak kekerasan di lapangan ini sangat berbeda dengan pelaksanaan di Indonesia.Aksi seperti ini sangat tidak ditolerir oleh asosiasi sepakbola Chile. Buktinya kiper klub Union Espanola, Ignacio Gonzalez, yang melakukan pemukulan terhadap wasit, dihukum harus absen dalam 22 laga oleh komisi disiplin Asosiasi Sepakbola Chile. Keputusan ini dikeluarkan komdis Chile pada hari Selasa (10/5) kemarin.Seperti dilansir Reuters, Kamis (12/5/2005), insiden pemukulan ini terjadi pada hari Minggu (9/5) lalu di ajang kejuaraan sepakbola Chile saat timnya bertemu San Felipe. Kiper berusia 33 tahun itu marah sekali ketika wasit memberi kubu San Felipe hadiah tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Alhasil, Gonzalez pun memukul pengadil lapangan hijau ini hingga tersungkur jatuh ke tanah.Namun pasca pertandingan usai, nada penyesalan terlontar dari mulutnya. Ia menyadari bahwa hal yang dilakukannya itu salah. "Tentu saja saya menyesalinya dan kemudian saya menelepon wasit untuk meminta maaf, namun sayangnya ia tidak ada jawaban, tapi saya tetap meninggalkan pesan," ungkapnya.Pemukulan terhadap wasit yang dilakukan Gonzalez terhitung tindak kekerasan yang sangat serius. Dirinya pun masih terancam hukuman tidak boleh memperkuat timnya dalam 50 laga. Selain itu tuntutan tindakan kriminal dari penegak hukum Chile juga sempat diberikan kepadanya.Penanganan Asosiasi Sepakbola Chile terhadap aksi kekerasan ini patut diacungi jempol. Bagaimana dengan Indonesia dan Komdis PSSI-nya? (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads