Seperti halnya Marcelo Salas dan Ivan Zamorano, Vidal adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dilahirkan Chile. Dia memulai kariernya di timnas sejak 2007 dan sudah mengumpulkan 97 caps serta 23 gol.
Pencapaian terbaiknya adalah saat membawa Chile dua kali beruntun juara Copa America, yakni di 2015 dan 2016. Selain itu, Vidal juga membawa Chile tampil di Piala Dunia 2010 dan 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Piala Dunia 2018 akan jadi turnamen terakhir Vidal bersama Chile, lalu dia akan pensiun dan fokus di level klub.
"Maaf untuk seluruh rakyat Chile atas dua kekalahan ini! Kami sudah berusaha semaksimal di lapangan tapi kami tidak bisa menang," ujar Vidal di akun instagram-nya.
"Kami akan terus berusaha!! Dua pertandingan tersisa dan Piala Dunia jadi target terakhir saya, terima kasih atas perhatian kalian selama ini!!!"
Meski demikian, Vidal harus bekerja keras membawa Chile untuk bisa lolos ke putaran final di Rusia tahun depan. Pasalnya Chile dalam posisi sulit menyusul dua kekalahan beruntun dari Paraguay dan Bolivia.
Anak asuh Juan Antonio Pizzi itu terpuruk di posisi keenam, di luar zona play-off, dengan 23 poin dan berselisih satu angka dari Peru di posisi keempat. Chile harus memenangi dua laga tersisa menghadapi Ekuador serta Brasil sambil berharap para pesaing di atasnya terpeleset.
(mrp/krs)











































