Maldini & Seedorf Masih Haus Gelar

Jelang Final Liga Champions

Maldini & Seedorf Masih Haus Gelar

- Sepakbola
Rabu, 25 Mei 2005 12:55 WIB
Jakarta - Paolo Maldini dan Clarence Seedorf belum akan berhenti mengumpulkan medali. Kedua pemain Milan ini menyatakan mereka masih haus akan gelar di Liga Champions ini. Pada pertandingan final Liga Champions di Stadion Ataturk Olympic, Kamis (26/5/2005) dinihari WIB, Maldini akan menyandang ban kapten bagi Rosonerri untuk ketujuh kalinya.Sementara Seedorf juga tidak kalah mentereng akan prestasinya di Liga Champions. Gelandang asal Belanda telah merasakan tiga kali juara Eropa masing-masing bersama klub berbeda. Meski demikian, dua pemain Milan ini belum merasa puas dengan segala yang telah diraihnya ini. Baik Maldini dan juga Seedorf masih tetap bertekad meraih gelar di Liga Champions."Kami masih tetap haus meski telah beberapa kali meraih tropi. Kemenangan di masa lalu tidak akan menjamin bahwa Anda akan menang lagi," kata Seedorf seperti dilansir Yahoo Sport. Seedorf telah meraih gelar dengan Ajax Amsterdam dan Real Madrid sebelum dia kembali merasakan sukses bersama AC Milan. Saat itu Milan berhasil mengatasi Juventus lewat adu penalti."Saya berada di sini untuk final kelima kalinya dan saya masih belum lelah. Ini akan menjadi saat yang paling menyenangkan dapat menang untuk keempat kalinya," ujarnya. Pemain berusia 29 tahun ini adalah bagian skuad berpengalaman Milan. Namun dia membantah dengan rata-rata usia pemain yang telah berpengalaman akan menguntungkan Milan. "Lihat saja Paolo. Saya pikir dia tidak tampak sangat tua. Pengalaman adalah penting namun Anda harus dapat menunjukkan pengalaman tersebut ke dalam lapangan," kata Seedorf. Sementara Maldini berharap dapat meraih gelar kelimanya. Jika Milan menang maka Maldini hanya kurang satu kali dari rekor mantan pemain Real Madrid Francisco Gento. Namun Maldini akan menyamakan dua mantan pemain Real lainnya, Jose Marian Zarraga dan Alfredo Di Stefano. Gelar pertamanya diraih Maldini saat mengatasi Steaua Bucharest di final 1989. "Saya adalah pemain yang penuh ambisi yang mendapat klub yang juga penuh ambisi. Bermain selama tujuh kali final selama karir 16 tahun ini adalah sebuah ambisi," ungkap Maldini."Pengalaman di level ini tentu saja penting namun saya tidak melihat Liverpool tim yang tidak memiliki pengalaman. Mereka memliki tradisi hebat dan beberapa kali meraih gelar," tukasnya. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads