Milan Jatuh, Tertimpa Tangga Pula
Kamis, 26 Mei 2005 07:19 WIB
Jakarta - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Mungkin itulah peribahasa yang cocok bagi AC Milan setelah kalah adu penalti dari Liverpool di laga final Liga Champions 2005, Kamis (26/5/2005) dinihari tadi.Milan terpaksa gagal merayakan kemenangannya meskipun sempat unggul 3-0 di babak pertama. Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso menjadi pengubur mimpi Rossoneri hingga pertandingan dengan waktu normal usai. Itulah kesialan Milan yang pertama.Ketidakberuntungan yang kedua adalah ketika mereka gagal memenangi drama adu penalti. Tentunya hal ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Carlo Ancelotti karena mencatatkan prestasi musim ini dengan nol gelar.Tentunya nada kecewa muncul dari sang allenatore, Carlo Ancelotti, terutama kecerobohan pemainnya mengamankan gawang dan membuatnya kebobolan tiga gol hanya dalam tempo enam menit. "Kami memiliki enam menit yang sangat ceroboh yang membuat keunggulan kami terbuang," ujarnya. Ancelotti menambahkan bahwa hasil ini tidak bisa dijelaskan meskipun timnya sudah mengeluarkan tenaga semaksimal mungkin.Mantan pelatih AC Parma dan Messina inipun menyatakan kekecewaannya. "Kami sangat kesal dan kecewa, tapi inilah sepakbola," ujarnya lagi. Ancelotti pun menegaskan akan kembali berkonsentrasi pada pertandingan terakhir timnya di liga domestik Seri A dan akan mulai berpikir untuk menghadapi musim berikutnya.Meskipun kalah, Ancelotti tetap memberikan rasa salutnya kepada Paolo Maldini dkk. "Saya pikir Milan memainkan laga final dengan mengagumkan. Kami memang kecewa dengan kekalahan ini namun kami kalah dengan cara terhormat," tandasnya. (ian/)











































