Mungkinkah Liverpool Pertahankan Gelar?
Kamis, 26 Mei 2005 10:29 WIB
Jakarta - Kemenangan Liverpool atas AC Milan di final Liga Champions, Kamis (26/5/2005) sangat fantastis. Tetapi mungkinkan sang juara mempertahankan gelarnya musim depan?Liverpool tidak hanya membalikkan keraguan banyak orang dengan menumbangkan Milan. Tetapi skuad asuhan Rafael Benitez membuat partai final Liga Champions musim 2004/2005 ini akan selalu dikenang sebagai final bersejarah.Inilah pertama kalinya tim yang tertinggal 0-3 di babak pertama, mampu mengejar ketinggalan menjadi 3-3 dan kemudian berbalik menang 3-2 lewat adu penalti.Siapapun yang menyaksikan pertandingan yang digelar di Ataturk Olimpic Stadium, Istanbul dini hari tadi, pasti akan memberi salut kepada Liverpool. Tetapi jika melihat kenyataan bahwa Steven Gerrard cs terancam kehilangan gelarnya musim depan tanpa diberi kesempatan mempertahankan, hal ini menjadi terasa sangat ironis.Musim ini Liverpool hanya menempati peringkat kelima Liga Inggris. Berdasarkan jatah yang diberikan UEFA untuk tim Inggris, Liverpool hanya berhak bertanding di Piala UEFA. Empat kouta Inggris di Liga Champions sudah pasti diisi Chelsea, Arsenal, Manchester United dan Everton.Sebenarnya masalah ini sudah diantisipasi oleh UEFA jauh-jauh hari. Begitu Liverpool pasti lolos ke babak final dengan mengalahkan Chelsea, UEFA sudah membayangkan kondisi saat ini akan terjadi. UEFA pun langsung meminta Federasi Sepakbola Inggris (FA) menentukan sendiri kebijakannya. FA yang diberi wewenang oleh UEFA kemudian memutuskan peringkat empat besar Liga Inggris tetap lolos ke Liga Champions.Kondisi seperti ini pernah terjadi tahun 1999/2000 ketika Real Madrid menjadi juara, tetapi berada di urutan lima Liga Spanyol di bawah Real Zaragoza. Bedanya saat itu Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memutuskan Zaragoza turun ke Piala UEFA, dan Real boleh mempertahankan gelarnya.Meski FA telah membuat keputusan, Liverpool tidak menyerah begitu saja. Usai pertandingan Ketua Eksekutif Liverpool Rick Parry menegaskan pihaknya akan meminta UEFA memberikan kesempatan kepada The Reds untuk mempertahankan gelarnya musim depan. Usaha Parry ini bahkan mendapat dukungan dari pelatih Milan Carlo Ancelotti."Anda lihat dukungan yang kami peroleh, Anda lihat penonton di seluruh dunia malam ini, saya pikir ini akan menjadi sejarah. Dan Anda sendiri juga melihat pertandingannya. Saya pikir kami pantas diberikan sesuatu. Saya pikir kami pantas juara, dan dunia pun akan mengatakan demikian," ujar Parry seperti lansir Sky, Kamis (26/5/2005).Sementara itu Ancelotti yang meskipun timnya kalah, juga mendukung Liverpool agar diberi kesempatan mempertahankan gelar. "Tentu saja, saya pikir mereka seharusnya dibolehkan mempertahankan gelar."Dua tokoh utama di balik sukses Liverpool yakni Benitez dan Gerrard juga memiliki harapan yang sangat tinggi. "Orang bilang pemenang harus mempertahankan gelarnya," ujar Benitez. Sementara Gerrard yang mengangkat piala yang diberikan Presiden UEFA Lennart Johansson juga berharap hal serupa. "Saya harap orang yang di atas membolehkan kami mempertahankan gelar. Ini adalah liga para juara, dan juaranya seharusnya juga ada," ungkapnya.Beberapa waktu lalu Johansson serta Presiden FIFA Sep Blatter juga menyatakan dukungannya agar Liverpool diberi kesempatan jika berhasil juara. Kini Liverpool telah juara, tinggal bagaimana komite UEFA akan menanggapi polemik ini. Rencananya pembahasan membahas masalah ini akan dilakukan di rapat komite di Manchester tanggal 16 Juni mendatang. (lom/)











































