Karena Menonton Sepakbola Tak Hanya dari Televisi

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 31 Okt 2017 18:32 WIB
Peluncuran beIN Connect di Jakarta (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Bagi Anda, menonton sepakbola dari layar televisi mungkin sudah biasa. Saat ini banyak terobosan baru menyaksikannya, kapan saja dan di mana saja.

Bukan rahasia lagi jika perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini sudah merambah ke berbagai bidang termasuk olahraga. Tak cuma pemakaian teknologi yang lebih canggih dalam pertandingan, tapi juga soal cara menontonnya.

Dari awal para penonton hanya menyaksikan pertandingan langsung lewat stadion atau di layar televisi melalui layanan TV berbayar. Kini pengalaman menonton langsung bisa dirasakan lewat perangkat mobile yang Anda miliki baik telepon seluler maupun tablet.

Itu yang dilakukan kebanyakan penyedia TV layanan berbayar demi menghadirkan langsung tayangan yang bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja. Bahkan bagi mereka yang tertinggal pertandingan tim favoritnya pun bisa menyaksikannya lewat siaran ulang atau bahasa kerennya saat ini, TVOD alias TV on Demand.

"Perkembangan teknologi membuat kami bisa mengembangkan teknologi mobile. Itulah yang kami ingin kembangkan dan berikan kepada orang-orang. Multiple streaming, memberikan kepada orang-orang pilihan untuk menonton sesuka mereka, kapanpun dan dimanapun mereka mau. Itulah yang kami ingin kembangkan dalam jangka pendek," ujar Managing Director beIN Asia Pasific, Mike Kerr, dalam perbincangan dengan detikSport di Hotel Fairmont, Senayan, Selasa (31/10/2017) siang WIB.

beIN sendiri sebagai salah satu penyedia tayangan olahraga baru saja meluncurkan Bein Connect, aplikasi yang memungkinkan para pelanggannya melakukan hal tersebut.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, beIN dan stasiun olahraga lainnya juga harus berpacu dengan waktu demi memberikan pelayanan terbaik kepada para penggila olahraga terutama sepakbola, tentunya dengan harga terjangkau. Apalagi bidang lainnya seperti entertainment sudah melakukannya lebih dulu seperti NetFlix atau Spotity.

"Media market sudah berubah, beberapa orang bilang bahwa media konvensional itu sudah terganggu. Tapi saya tidak setuju dengan itu, hanya berevolusi. Anda tahu, indikasi terbesar dari itu adalah orang-orang suka menonton lewat netflix, di mana sudah ada ratusan juga lebih penggunanya di sana. Musik (spotify, itunes) malah jadi yang serius mengembangkan digital," sambungnya.

"Sementara itu ada juga konten video lewat youtube, youtube selalu jadi platform bagi para amatir. Ini adalah profesional platform, kami ingin melayani para penonton di Indonesia, kami ingin memberikan masyarakat Indonesia sebuah cara untuk menonton di luar kebiasaan tradisional mereka."

"Jadi kami mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, semua yang tertarik dengan olahraga dan juga dengan Bein. Ini peluang fantastis bagi kami. Padahal teknologi ini (streaming) baru booming beberapa tahun terakhir ini. Bagaimana dari segi harga pun mulai terjangkau masyarakat, mereka mampu menonton dengan harga yang masuk akal," tutupnya.

(mrp/din)