DetikSepakbola
Selasa 14 November 2017, 12:04 WIB

Buffon di Timnas Italia: Berawal dan Berakhir di Playoff Piala Dunia

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Buffon di Timnas Italia: Berawal dan Berakhir di Playoff Piala Dunia Gianluigi Buffon menangis usai Italia gagal ke Piala Dunia 2018 (Alessandro Garofalo/Reuters)
FOKUS BERITA: Air Mata Gli Azzurri
Milan - Playoff Piala Dunia tentu jadi momen yang takkan dilupakan Gianluigi Buffon. Di sanalah dia mengawali sekaligus mengakhiri kariernya di Timnas Italia.

Karier Buffon di Gli Azzurri dimulai sekitar dua dekade lalu saat dipanggil pertama kalinya oleh pelatih Cesare Maldini pada 29 Oktober 1997. Saat itu Italia tengah menghadapi Rusia dalam laga play-off Piala Dunia 1998.

Di umur 19 tahun 9 bulan, Buffon menggantikan Gianluca Pagliuca yang saat cedera di pertengahan babak pertama. Buffon pun jadi kiper termuda yang melakukan debut di timnas Italia setelah Piala Dunia II.

Tekanan tentu mengarah kepada Buffon yang kala itu tengah naik daun bersama Parma. Sempat unggul duluan lewat Christian Vieri di menit ke-49, Buffon tak kuasa menahan gol bunuh diri rekan setimnya di Parma, Fabio Cannavaro, di menit ke-52.

[Gambas:Youtube]


Pada laga itu pula Buffon menarik perhatian mengingat beberapa penyelamatan dibuatnya untuk menjaga skor tetap 1-1 di akhir leg pertama. Italia akhirnya melaju ke putaran final setelah menang 1-0 di leg kedua 15 November.

Di leg kedua, Buffon jadi cadangan lagi setelah Angelo Peruzzi dipasang sebagai kiper inti. Tapi, atas jasanya ikut mengantarkan negaranya tampil di Prancis, Buffon jadi kiper ketiga Italia di Piala Dunia 1998, meski tak bermain sama sekali.

Itu hanyalah awal dari karier panjang Buffon di Italia. Sayangnya, Buffon harus menunda debutnya di turnamen internasional setelah cedera patah tangan membuatnya absen di Piala Eropa 2000. Italia saat itu dikawal Francesco Toldo sebelum kalah dari Prancis di final.

Barulah Buffon benar-benar naik panggung di Piala Dunia 2002 dengan membawa Italia lolos ke babak 16 besar dan dikalahkan Korea Selatan. Lalu tersingkir di fase grup Piala Eropa 2004.

Puncak karier Buffon bersama Italia adalah di Piala Dunia 2006 saat dia membawa negaranya menjadi juara dunia dengan mengalahkan Prancis di final. Itu adalah trofi mayor pertama Buffon bareng Italia.

Setelah itu, Buffon dan Italia rutin tampil di turnamen besar. Tapi pahit pun pernah dirasakan Buffon kala dia gagal membawa Italia lolos dari fase grup Piala Dunia 2010 dan 2014.

Serta tentunya kekalahan telak 0-4 dari Spanyol di final Piala Eropa 2012 tentu masih dingat Buffon. Raihan terbaik terakhirnya mungkin adalah membawa Italia lolos ke perempatfinal Piala Eropa 2016.

Karier Buffon bersama Italia yang harusnya berakhir manis malah berujung pahit ketika dia gagal membawa negaranya melewati Swedia di Play-off Piala Dunia 2018 Zona Eropa. Setelah kalah 0-1 di leg pertama, Italia cuma bermain imbang tanpa gol di leg kedua, Selasa (14/11/2017).



Tuntas sudah karier Buffon bersama Italia yang menjadikannya pemain dengan caps terbanyak, 175 laga. Akhir yang pahit untuk Buffon, yang sama-sama memulai dan menuntaskannya tugasnya bersama Itali babak play-off.



(mrp/din)
FOKUS BERITA: Air Mata Gli Azzurri
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed