DetikSepakbola
Selasa 14 November 2017, 16:47 WIB

Drone dan Tudingan Spionase dari Timnas Honduras ke Australia

Kris Fathoni W - detikSport
Drone dan Tudingan Spionase dari Timnas Honduras ke Australia Sesi latihan Timnas Honduras (Foto: Mark Metcalfe/Getty Images)
Sydney - Kemunculan sebuah drone bikin timnas Honduras menuding Australia sudah melakukan spionase, menjelang duel kedua tim dalam memburu tiket ke Piala Dunia 2018.

Satu tempat di Rusia tahun depan akan jadi pertaruhan ketika Australia menjamu Honduras di ANZ Stadium, Rabu (15/11/2017). Laga itu benar-benar menentukan mengingat pertemuan kedua tim di leg pertama berakhir 0-0.

Suasana bertambah panas karena pada hari Senin (13/11) kemarin Honduras mengeluhkan sebuah insiden ketika berlatih di ANZ Stadium. Ketika itu ada sebuah drone yang mengangkasa tepat di atas stadion.


Menurut kubu Australia, drone tersebut dioperasikan oleh sebuah keluarga yang kebetulan saja berada di taman dekat stadion itu. Tapi Pelatih Honduras Jorge Luis Pinto tidak percaya dengan penjelasan tersebut.

"Insiden ini memalukan. Ketika mereka datang ke Honduras, mereka mengecek semua toilet, setiap jengkal stadion tempat mereka berlatih dan bermain," kata Pinto seperti dilansir Soccerway.

"Video dari drone bisa memperlihatkan banyak hal. Ini mencederai nilai keolahragaan pertandingan besok. Kita tidak usah pura-pura polos. Ada spionase dalam sepakbola. Seperti halnya VAR (Asisten Wasit Video) sudah masuk ke dunia sepakbola, drone sudah masuk ke ranah spionase. Terlepas dari insiden dengan drone dan kemungkinan ada seorang jurnalis Honduras yang membocorkan informasi tim kami, saat ini kami gembira dan nyaman berada di sini, kami cuma mengharapkan laga bagus besok."

"Kami menghadapi sebuah tim yang punya kekuatan merata. Kami harus tampil agresif dan akan lebih gembira kalau bisa pulang ke Honduras dengan tiket lolos," tuturnya.




(krs/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed