Adalah sebuah acara olahraga Spanyol, El Chiringuito, yang mengeluarkan klaim tersebut. Dikutip dari AS, Ronaldo ingin mengakhiri kontraknya pada 30 Juni 2018 atau di penghujung musim ini. Padahal Ronaldo masih terikat kontrak hingga 2021
Persoalannya adalah Ronaldo merasa pihak Madrid tak menghargainya dari sisi gaji. Saat ini Ronaldo memang digaii sangat tinggi, 424 ribu pound sterling per pekan atau sekitar Rp 7,3 miliar. Tapi jumlah itu masih kalah ketimbang rivalnya, Lionel Messi, yang mendapat 500 ribu pound (Rp 8,5 miliar) dari Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi Ronaldo ini lantas dimanfaatkan PSG yang memang sudah lama mengincar tanda tangan pemain Portugal itu. Ini seperti membalas rumor soal masa depan Neymar yang dikabarkan bakal digaet Madrid musim ini. Demikian dikutip Bleacher Report.
PSG yang punya kekuatan finansial tentu takkan kesulitan menduetkan Ronaldo dan Neymar di lini serang musim depan. Maka dari itu demi merealisasikan impiannya itu, PSG akan melakukan cuci gudang di bursa transfer Januari mendatang dengan melepas banyak pemain topnya.
Sebut saja nama-nama seperti Angel Di Maria, Lucas Moura, Julian Draxler, dan bahkan Edinson Cavani siap dilepas PSG demi menyeimbangkan keuangannya. Dengan dua pembelian besar musim lalu, Neymar dan Mbappe, PSG tak bisa seenaknya mendatangkan Ronaldo yang diharga 1 miliar euro dalam klausul pelepasannya.
Ini terkait PSG yang sedang diawasi oleh UEFA perihal Financial Fair Play yang bisa berujung pada keikutsertaan mereka di Liga Champions. Meski terlihat sulit, bursa transfer musim panas lalu menjadi bukti apapun bisa terjadi dalam sepakbola, termasuk kepindahan Ronaldo.
Tapi, rumor ini bisa jadi akal-akalan Jorge Mendes selaku agen Ronaldo agar Madrid mau menaikkan gajinya. Benarkah demikian?
(mrp/fem)











































