Pra Piala Dunia 2006 Zona CONMEBOL
Ekuador Patahkan Rekor Argentina
Minggu, 05 Jun 2005 09:03 WIB
Jakarta - Ekuador, yang sebelumnya mampu mengalahkan juara dunia Brasil di babak kualifikasi Piala Dunia 2006, kembali mengecewakan tim elit. Mereka menumbangkan tim yang belum terkalahkan, Argentina, dengan skor 2-0. Dua gol yang dicetak Cristian Lara dan Agustin Delgado di babak kedua membuat Argentina menelan kekalahan pertama dari delapan pertandingan di bawah asuhan pelatih Jose Pekerman. Hasil ini juga mengakibatkan langkah Tim Tango sedikit terhambat.Tadinya, jika menang, maka Argentina akan menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final tahun depan di Jerman. Namun skenario itu masih bisa berlaku apabila pada hari Rabu mendatang mereka mampu mengalahkan musuh bebuyutannya, Brasil.Argentina kini masih memimpin klasemen Zona Amerika Selatan (Conmebol) dengan 28 poin dari 14 pertandingan, unggul empat angka dari Brasil, yang akan melakoni pertandingan ke-14-nya besok melawan Paraguay. Ekuador, yang menekuk Brasil 1-0 di Quito pada November lalu, bercokol di urutan ketiga dengan 23 poin. Mereka tengah berupaya lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya berturut-turut.Meskipun mengistirahatkan beberapa bintangnya guna meladeni Brasil, Argentina mengawali pertandingan dengan menjanjikan. Di menit 12 tendangan Maximiliano Rodriguez sedikit melebar dari gawang Ekuador.Di menit 32 Pekerman melakukan pergantian pemain yang agak mengherankan. Ia menarik gelandang bertahan Aldo Duscher dan memasukkan penyerang Carlos Tevez, serta menggeser Javier Zanetti ke posisi bek kiri.Tak lama kemudian Tevez merancang peluang terbaik di babak pertama ketika ia melewati Giovanny Espinosa dan memberi umpan kepada Luciano Galletti, yang sayangnya gagal melakukan tembakan dengan baik.Kans terbaik tuan rumah datang melalui Delgado dan Antonio Valencia. Sundulan Delgado memanfaatkan umpan silang Paul Ambrossi masih melebar, sedangkan tendangan Valencia masih terhalau kaki kiper Argentina, Leo Franco.Lara memecah deadlock di menit 54. Memperoleh umpan Neicer Reasco, ia langsung melepaskan tembakan keras dari mulut kotak penalti Argentina tanpa bisa dicegah Franco.Gol tersebut membuat konsentrasi Argentina pecah. Alih-alih menekan lawan dengan serangan-serangan yang terarah, mereka malah seperti kehabisan tenaga dan jarang membahayakan panjaga gawang Ekuador Edwin Villafuerte.Di menit 85 Tevez terlalu egois untuk menyelesaikan peluang emas yang dimilikinya. Tendangannya hanya menggetarkan jaring bagian luar gawang Villauerte, meskipun hasilnya mungkin akan berbeda apabila ia mengumpan Luciano Figueroa yang berdiri lebih bebas di kotak penalti.Di penghujung babak kedua Ekuador memantapkan kemenangannya. Lara berhasil melewati seorang bek lawan sebelum melepaskan umpan lambung ke jantung pertahanan Argentina, yang kemudian ditanduk Delgado melewati Franco.Di akhir pertandingan Argentina kehilangan Esteban Cambiasso yang dkartumerah karena kericuhan pasca gol kedua Ekuador. Ia bakal absen pada duel penting melawan Brasil tiga hari mendatang. (a2s/)











































