Barcelona mendapat pukulan telak di bursa transfer musim panas 2017 lalu dengan hengkangnya Neymar ke Paris Saint-Germain. Kepergian pemain asal Brasil itu membuat lini depan Blaugrana berkurang elemen kejutannya, yang musim ini baru diasuh oleh Ernesto Valverde.
Sebelumnya dengan keberadaan Neymar, Lionel Messi bisa berbagi beban dengannya. Barcelona juga bisa memecah fokus lawan karena ada dua pemain yang bisa menjadi titik tumpu serangan, dengan Luis Suarez menjadi penyelesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Neymar salah satu talenta terbaik di dunia, namun bukan berarti tak tergantikan. Barcelona masih tetap jadi salah satu klub terbaik di Eropa tanpanya, sementara Neymar kini masih perlu membuktikan diri lebih jauh di PSG.
"Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia, tapi terkadang pemain terbaik di dunia tidak lantas membuat timnya jadi yang terbaik," ujar Rakitic seperti dikutip dari Marca.
"Kami telah mengatasi kepergiannya dengan kerja kolektif. Kami telah bekerja sekuat mungkin dan bisa menang," Rakitic menegaskan. (ran/raw)











































