DetikSepakbola
Selasa 09 Januari 2018, 01:42 WIB

Ungkit Ballon d'Or 2013, Ribery Merasa Dirampok

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Ungkit Ballon dOr 2013, Ribery Merasa Dirampok Foto: Michael Dalder/Reuters
Munich - Franck Ribery mengungkapkan kekecewaannya atas kegagalan memenangi FIFA Ballon d'Or 2013. Pemain Bayern Munich itu merasa kemenangan dicuri darinya.

Gelar FIFA Ballon d'Or 2013 --saat itu FIFA dan majalah France Football masih bekerja sama-- dimenangi oleh Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu meraih 27,99% suara.

Posisi kedua ditempati oleh Lionel Messi yang mendapatkan 24,72% suara. Sementara Ribery berada di posisi tiga dengan 23,36% suara.

Hasil ini disebut Ribery tak adil. Gelandang serang asal Prancis itu merasa paling pas memenangi penghargaan tersebut karena meraih treble di tahun itu, yang disusul dengan gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Dia menyebut kegagalan tersebut karena orang-orang Prancis malah mendukung Ronaldo atau Messi, alih-alih dirinya.

"Ballon d'Or 2013 itu hal yang sulit. Itu tak bisa dipahami. Saya memenangi trofi-trofi saat itu. Saya tak bisa melakukan lebih banyak lagi," kata Ribery kepada Canal Football Club.

"Bagi saya, itu seperti sebuah pencurian, sebuah ketidakadilan. Saya tak mendapatkan dukungan dari negara saya sendiri. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, orang-orang Prancis yang mengatakan bahwa trofi itu untuk Cristiano."

"Apakah orang-orang Portugal ingin Ribery atau Messi yang menang? Mustahil. Begitu juga di Argentina (untuk Ribery atau Ronaldo yang menang)," imbuhnya seperti dikutip AS.
(raw/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed